Selasa, 21 April 2026

Berita Populer

BERITA POPULER NASIONAL HARI INI: Pidato Prabowo Subianto Disoroti Hingga Sindiran Rocky Gerung

Berikut rangkuman berita populer nasional selama 12 jam terakhir, Rabu (10/2/2020).

Instagram
Kolase Foto Rocky Gerung dan Presiden Joko Widodo 

TRIBUNPALU.COM, PALU – Berikut rangkuman berita populer nasional selama 12 jam terakhir, Rabu (10/2/2020).

Sambutan Prabowo Subianto saat memberi sambutan di acara ulang tahun Gerindra menjadi salah satu topik populer hari ini.

Pakar komunikasi politik Effendi Ghazali menyoroti isi pidato tersebut.

1. Sorotan terhadap pidato Prabowo Subianto

akar komunikasi politik Effendi Ghazali mengomentari pidato Ketua Umum Partai Gerindra Prabowo Subianto saat memberikan sambutan di ulang tahun Gerindra pada Senin (8/2/2021).

Dalam pidatonya, Prabowo menekankan sejumlah poin kepada para kader Gerindra.

Hal yang menjadi sorotan Prabowo terhadap kader partai berlambang garuda itu agar tidak menimbulkan kegaduhan dan perpecahan.

Menteri Pertahanan itu juga mengimbau kader Gerindra tetap berpegang teguh kepada ideologi partai.

Komentar Effendy disampaikan dalam tayangan Apa Kabar Indonesia Malam di TvOne, Selasa (9/2/2021).

Soroti Pidato Prabowo Soal Kader Gerindra Jangan Gaduh yang Tidak Perlu, Effendi Gazali: Fadli Zon?

"Saya rasa komplit lima poin (yang disampaikan Prabowo), pertama, jangan mau diadu domba. Kedua, jangan mengarah ke kebencian, apapun jangan," papar Effendi Gazali mengulang pernyataan Prabowo.

"Ketiga, partainya tetap ada idealisme, keyakinan, dan lain-lain. (Keempat) jangan pernah kehilangan kepercayaan diri," lanjut dia.

"(Kelima) jangan terlibat dalam gaduh yang tidak perlu atau isu-isu yang tidak perlu."

Effendi Ghazali langsung mengaitkan ke Wakil Ketua Umum Partai Gerindra Fadli Zon.

Diketahui Fadli Zon memang merupakan sosok yang kerap mengkritik kebijakan pemerintah, meskipun saat ini Gerindra sudah tergabung dengan koalisi pemerintahan.

"Lalu Anda mau memancing ini ke arah Fadli Zon, bukan?" ucap Effendi.

Ia menyinggung penjelasan pihak Gerindra terkait sambutan Prabowo terkesan normatif saja.

2. Susi Pudjiastuti kesal dipanggil kadrunwati

Mantan Menteri Kelautan dan Perikanan (KKP) Susi Pudjiastuti tengah menjadi sorotan para pengguna media sosial Twitter.

Tak hanya menjadi bahan perbincangan, Susi Pudjiastuti diketahui juga sempat mendapatkan serangan dari buzzer.

Adapun, serangan tersebut berkaitan dengan ajakannya untuk meng-unfollow akun twitter Permadi Arya alias Abu Janda.

Terlebih, organisasi besar seperti Muhammadiyah dan NU juga telah lebih dulu menyerukan untuk menghindari ujaran kebencian.

"Karena aku cuma main Twitter. I see (aku lihat) banyak Muhammadiyah sudah bicara, NU sudah komentar. Alissa Wahid juga komentar."

Kesal Dijuluki Kadrunwati, Susi Pudjiastuti: Presiden Sudah Bilang Tak Ada Cebong, Kampret, Kadrun

"So I think, as a part of responsbility to the society to the community, I want to influence everybody to stop this kind of ugly thing in the media social.

(Saya kira sebagai bagian dari tanggung jawab pada masyarakat, saya ingin mengajak semua orang untuk menghentikan hal-hal buruk di media sosial)" ungkap Susi, dikutip dari tayangan Kompas TV, Rabu (10/2/2021).

Ia pun menyadari, ketika Muhammadiyah dan NU sudah turut serta ikut menanggapi, artinya ujaran kebencian di media sosial sudah berlebihan.

Untuk itu, ia ikut serta mengajak masyarakat untuk menghindari hal-hal yang berkaitan dengan ujaran kebencian.

Susi juga menegaskan, ajakan itu tidak tertuju pada satu tokoh atau orang tertentu saja.

3. Rocky Gerung Sindir Jokowi

Pengamat politik Rocky Gerung kembali memberikan kritikan pedas terhadap pernyataan Presiden Joko Widodo (Jokowi).

Diketahui sebelumnya, Presiden Jokowi meminta masyarakat untuk lebih aktif memberikan kritik dan masukan terhadap pemerintah.

Menurut pandangan Rocky Gerung pernyataan tersebut seolah menggambarkan ketidakpahaman Presiden Jokowi terhadap perkembangan terakhir kebebasan pers di Indonesia.

Dan juga perkembangan terakhir dari politik oposisi.

Jokowi Minta Masyarakat Aktif Memberikan Kritik, Rocky Gerung: setelah Ngomong Ditunggu UU ITE

"Itu kalau kata orang betawi baca headline itu, komentarnya 'muke gile lu'. Cara orang Betawi membalikkan fakta selalu ada lucunya, tepat sasaran. Seolah presiden gak paham tentang reason perkembangan terakhir kebeasan pers, politik oposisi," ujar Rocky Gerung dalam kanal YouTube pribadinya.

Bahkan Rocky Gerung juga menyinggung soal Kwik Kian Gie dan Susi Pudjiastuti yang sempat membuat cuitan bahwa keduanya merasa takut untuk menyampaikan pendapat di era kepemimpinan Presiden Jokowi.

"Kwik Kian Gie, Susi Pudjiastuti ketakutannya melampaui ucapan presiden," imbuhnya.

Rocky menilai bahwa ucapan Jokowi seperti jebakan.

Karena dia memberikan kebebasan masyarakat untuk berbicara.

Namun di sisi lain pemerintah juga tidak menjamin kebebasan masyarakat setelah berbicara.

"Silakan kritik artinya boleh ngomong tapi dijamin kebebasan, tapi kami tidak jamin kebebasan Anda, kira-kira begitu," imbuhnya.

"Setelah ngomong kebebasannya diambil, ditunggu oleh UU ITE, ditunggu oleh Bareskrim, ditunggu oleh putusan pengadilan," ucap Rocky Gerung.(*)

Sumber: Tribun Palu
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved