Breaking News:

Palu Hari Ini

Kehadiran Juru Parkir Liar di Kota Palu Masih Jadi Keluhan Masyarakat

Hingga saat ini masih ada saja keluhan masyarakat akan kehadiran juru parkir liar di Kota Palu, Sulawesi Tengah.

TribunPalu.com/Ketut_Suta
Sedang mengatur kendaraan, seorang juru parkir tak gunakan rompi resmi di Hutan Kota Kaombona, Kecamatan Mantikulore, Kota Palu. 

Data Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Palu, saat ini ada 762 juru parkir resmi dan terdaftar.

Sebelumnya, Menteri Dalam Negeri ( Mendagri) Tito Karnavian, telah mengimbau seluruh kepala daerah di Indonesia untuk menertibkan pengelolaan parkir.

Kepala Pusat Penerangan Kementerian Dalam Negeri, Bahtiar mengatakan, imbauan tersebut dikeluarkan Mendagri karena pengelolaan parkir yang buruk dapat merugikan masyarakat dan mengganggu investasi.

"Pak Mendagri mengimbau agar Gubernur, Bupati/Wali Kota untuk melakukan penertiban pengelolaan perparkiran di daerah. Jangan sampai merugikan masyarakat dan merusak iklim investasi," ucap Bahtiar.

Pemerintah daerah diharuskan memangkas hambatan-hambatan investasi, termasuk di dalamnya adalah soal pengelolaan parkir yang menarik retribusi.

"Pungutan retribusi parkir ini nilai uangnya sangat besar, terutama di perkotaan dan menjadi salah satu sumber pungutan liar," kata dia.

Menurut Bahtiar, adanya pungutan liar membuat pemda tak mendapat pemasukan yang signifikan dan merugikan masyarakat.
Oleh karena itu, harus ada tindakan tegas agar pungutan liar dan premanisme dari parkir tidak terjadi.

Pungutan retribusi parkir dapat dilakukan dengan dua cara, yakni dipungut sendiri oleh aparat pemda atau bekerja sama dengan pihak ketiga baik swasta, koperasi atau lembaga lainnya.

"Meski demikian kedua cara tersebut harus dilakukan secara transparan dan tidak merugikan masyarakat," ucap Bahtiar. (*)

Penulis: Moh Salam
Editor: Kristina Natalia
Sumber: Tribun Palu
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved