Breaking News:

Palu Hari Ini

Kehadiran Juru Parkir Liar di Kota Palu Masih Jadi Keluhan Masyarakat

Hingga saat ini masih ada saja keluhan masyarakat akan kehadiran juru parkir liar di Kota Palu, Sulawesi Tengah.

TribunPalu.com/Ketut_Suta
Sedang mengatur kendaraan, seorang juru parkir tak gunakan rompi resmi di Hutan Kota Kaombona, Kecamatan Mantikulore, Kota Palu. 

Laporan Wartawan TribunPalu.com, Moh Salam

TRIBUNPALU.COM, PALU-  Hingga saat ini masih ada saja keluhan masyarakat akan kehadiran juru parkir liar di Kota Palu, Sulawesi Tengah.

Keluhan masyarakat tersebut antara lain, tidak adanya karcis dari juru parkir, serta tidak digunakannya atribut juru parkir dari pemerintah daerah.

Bahkan, tidak jarang juru parkir liar ini menaikan tarif parkir.

Padahal tarif parkir untuk satu kendaraan di tepi jalan umum telah diatur dalam Peraturan Wali kota Palu nomor 9 tahun 2016.

Baca juga: PR Wali Kota Palu Terpilih, Segera Lakukan Reformasi Birokrasi

Baca juga: Hadiah di Akhir Masa Jabatan Pasha Ungu Untuk Musisi Lokal Palu

Baca juga: Pasha Ungu Kembali ke Jakarta, Bagaimana Nasip Fladica dan The Eight?

Dalam Peraturan Wali Kota (Perwali) itu ada empat jenis kendaraan wajib membayar retribusi parkir diantaranya sepeda motor Rp2 ribu, mobil bus Rp4 ribu, dan truk khusus Rp5 ribu.

''Masih banyak sekali biasanya. Ada yang tidak pake rompi, baru tiba-tiba minta uang parkir te ada juga karcisnya," ungkap salah seorang warga Jalan Balai Kota Timur Kota Palu, Angga.

Pantauan TribunPalu.com, masih ada juru parkir tidak memiliki karcis parkir.

Sedangkan beberapa tempat memberikan karcis resmi, seperti Bandara, Palu Grand Mall dan pusat perbelanjaan lainnya.

Sementara petugas parkir di taman Wali Kota Palu, hampir jarang menggunakan rompi dan tidak terlihat membagikan karcis parkir kepada pengendara.

Halaman
12
Penulis: Moh Salam
Editor: Kristina Natalia
Sumber: Tribun Palu
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved