Berita Populer
BERITA POPULER NASIONAL HARI INI: Peringkat Covid-19 Indonesia Hingga MUI Bela Din Syamsuddin
Berikut rangkuman berita populer nasional selama 12 jam terakhir, Sabtu (13/2/2020).
TRIBUNPALU.COM - Berikut rangkuman berita populer nasional selama 12 jam terakhir, Sabtu (13/2/2020).
Peringkat Indonesia dalam peta penyebaran virus corona di dunia menjadi salah satu topik populer hari ini.
Saat ini sudah 108 juta orang di seluruh dunia terpapar virus corona.
Rangking Indonesia terus menanjak sebagai salah satu negara paling banyak kasus positif.
1. Indonesia rangking 19 kasus positif virus corona
Perkembangan terbaru kasus Covid-19 di seluruh dunia per Sabtu 13 Februari 2021.
Tercatat hingga hari ini Sabtu pukul 08.30 WIB, Covid-19 telah menginfeksi 108,711,991 orang di dunia.
Kabar baiknya, kesembuhan ada di angka 80,721,250.
Sedangkan kematian tercatat di angka 2,392,581
Sudah 21 negara yang jumlah kasusnya lebih dari satu juta infeksi.
Baca juga: Update Covid-19 Sabtu 13 Februari 2021: Total 1.210.703 Kasus Positif, Indonesia Nomor 19 di Dunia
Dan apabila dilihat per negara saat ini Amerikan Serikat ada di urutan pertama untuk jumlah kasus positif terbanyak, yakni lebih dari 28 juta kasus positif.
Berikut update pasien kasus virus corona dikutip TribunPalu.com dari situs worldometers.info Pukul 08.30 WIB:
1. AS
Total kasus: 28.097.182
Meninggal: 492.231
Sembuh: 18.018.937
Dirawat: 9.586.014
2. India
Total kasus: 10.892.550
Meninggal: 155.588
Sembuh: 10.598.709
Dirawat: 138.253
3. Brasil
Total kasus: 9.765.694
Meninggal: 237.601
Sembuh: 8.678.327
Dirawat: 849.766
4. Rusia
Total kasus: 4.042.837
Meninggal: 79.194
Sembuh: 3.559.142
Dirawat: 404.501
5. Inggris
Total kasus: 4.013.799
Meninggal: 116.287
Sembuh: 2.094.007
Dirawat: 1.803.505
19. Indonesia
Total kasus: 1.201.859
Meninggal: 32.656
Sembuh: 1.004.117
Dirawat: 165.086
2. Viral Bongkar Chip KTP
Video TikTok viral setelah memperlihatkan aksi membongkar KTP elektronik untuk mengeluarkan chip didalamnya. Chip ini dikatakan dapat melacak posisi atau keberadaan pemilik KTP dan bisa diakses oleh kepolisian.
Konten Video itu kian menyebar, seiring dengan rumor chip tersebut sengaja disimpan di dalam KTP-e agar bisa dilacak.
Unggahan terkait pembongkaran chip di KTP-el tersebut salah satunya diunggah oleh akun TikTok @sultanerickprabu.
“Ayo duetin#robekktpanda ##360HKFoodMoments," tulisnya sambil memperlihatkan aksi pembongkaran KTP.
Aksi bongkar KTP elektronik yang viral di medsos (Tangkapan layar TikTok)
Hingga Jumat (12/2/2021) siang, unggahan tersebut telah dikomentari lebih dari 3.000 kali, dan disukai lebih dari 23.000 pengguna.
Selain akun tersebut, akun lain yakni @cutmuliaqey juga membagikan hal serupa.
“Jadi ini yg kalian yg kalian resahkan?? heh!! #tiktokofficialindonesia #viral #fyp? #fypdongggg #fyp,” tulisnya sembari memperlihatkan aksinya membongkar chip menggunakan pisau.
Postingan tersebut hingga Jumat (12/2/2021) siang juga telah disukai lebih dari 10.000 pengguna dan dikomentari lebih dari 1.500 komentar.
Beragam komentar pun muncul terkait video tersebut. Lantas, benarkan informasi tersebut.
Direktur Jenderal Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kementerian Dalam Negeri (Dirjen Dukcapil Kemendagri) Zudan Arif Fakrulloh menjelaskan, dalam KTP elektronik memang terdapat chip yang terletak di sekitar lapisan keempat.
Namun ia menegaskan, chip KTP tersebut hanya berfungsi menyimpan data KTP elektronik saja
dan tidak berisikan chip yang dapat dipergunakan untuk melacak lokasi seseorang.
"Chip yang ada dalam KTP-el hanya berisi data kependudukan," ujarnya saat dihubungi Kompas.com, Jumat (12/2/2021).
Baca juga: Viral Video Tiktok: Bongkar Chip KTP, Bisa Melacak Posisi Seseorang, Ini Penjelasan Dukcapil
Selain itu, data kependudukan tersebut, imbuhnya hanya bisa dibuka dengan card reader atau kerja sama antara lembaga pengguna dengan Lembaga Direktorat Dukcapil.
“Di dalam KTP elektronik tidak ada chip lain yang berisi modul-lain, misalnya untuk menyadap suara, untuk mengikuti seseorang.
Tidak ada. Saya pastikan hanya berisi satu chip saja yang berisi data kependudukan. Karena itu KTP kita aman.
Silakan dibawa ke mana pun. Karena itu adalah identitas kita sebagai warga negara,” imbuh dia.
Zudan pun menyayangkan aksi pembongkaran KTP elektronik yang ada dalam unggahan video tersebut.
“Jangan merusak KTP elektronik karena itu adalah dokumen yang penting bagi anda sendiri,” kata dia.
3. MUI dukung Din Syamsuddin usai dituduh radikal
Majelis Ulama Indonesia (MUI) murka atas tuduhan kepada terhadap Din Syamsuddin.
Sebagaimana diketahui, tokoh Muhammadiyah itu mendapat tudingan sebagai anggota kelompok radikal.
Ketua MUI Bidang Hubungan Luar Negeri dan Kerja sama Internasional Sudarnoto Abdul Hakim sangat menyesalkan tuduhan tersebut.
Menurutnya, Din Syamsuddin justru merupakan sosok yang selama ini telah memperjuangkan Islam.
Baca juga: MUI Murka Setelah Din Syamsuddin Dituduh Radikal: Itu Fitnah dan Kebodohan
Salah satu jasa dan peran penting Din Syamsuddin secara nasional dan internasional ialah mengarusutamakan Wasatiyatul Islam.
“Ini adalah tuduhan dan fitnah keji yang tidak bisa dipertanggungjawabkan kepada seorang tokoh dan pemimpin muslim penting tingkat dunia yang sangat dihormati karena dalam waktu yang panjang telah mempromosikan Wasatiyatul Islam atau Islam Moderat di berbagai forum dunia,” ujar Sudarnoto dalam keterangan tertulisnya di Jakarta, Jumat (12/2/2021).
Sudarnoto menjelaskan bahwa selama ini Din Syamsuddin telah menunjukan sikap antiradikalisme.
Sikap tersebut bahkan ditunjukan Din Syasuddin tanpa pandang bulu, kepada siapapun dan atas motif apapun.
"Bahkan tak segan-segan beliau mengkritik siapa pun yang menangani radikalisme-ekstrimisme dengan cara-cara radikal dan ugal-ugalan," jelasnya.
Sudarnoto pun dengan tegas mengatakan bahwa tudingan radikal terhadap Din Syamsuddi merupakan suatu fitnah dan kebodohan.
"Jadi laporan dan tuduhan radikalisme yang dialamatkan kepada Din Syamsuddin adalah fitnah keji dan merupakan sebuah kebodohan,” tegasnya.(*)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/palu/foto/bank/originals/din-syam-dd.jpg)