Din Syamsuddin Dituduh Radikal
MUI Murka Setelah Din Syamsuddin Dituduh Radikal: Itu Fitnah dan Kebodohan
Majelis Ulama Indonesia (MUI) murka atas tuduhan kepada terhadap Din Syamsuddin.
TRIBUNPALU.COM - Majelis Ulama Indonesia (MUI) murka atas tuduhan kepada terhadap Din Syamsuddin.
Sebagaimana diketahui, tokoh Muhammadiyah itu mendapat tudingan sebagai anggota kelompok radikal.
Ketua MUI Bidang Hubungan Luar Negeri dan Kerja sama Internasional Sudarnoto Abdul Hakim sangat menyesalkan tuduhan tersebut.
Menurutnya, Din Syamsuddin justru merupakan sosok yang selama ini telah memperjuangkan Islam.
• Sabtu 13 Februari 2021, Covid-19 Infeksi 108 Juta Orang di Dunia, Indonesia Nomor 19 Dunia
• Masyarakat Umum Akan Mulai Divaksin April 2021, Daerah Zona Merah dan Padat Penduduk Jadi Prioritas
• Viral Video Detik-detik Polisi Bantu Kucing Menyeberang Jalan di Kalsel, Tuai Pujian Warganet
Salah satu jasa dan peran penting Din Syamsuddin secara nasional dan internasional ialah mengarusutamakan Wasatiyatul Islam.
“Ini adalah tuduhan dan fitnah keji yang tidak bisa dipertanggungjawabkan kepada seorang tokoh dan pemimpin muslim penting tingkat dunia yang sangat dihormati karena dalam waktu yang panjang telah mempromosikan Wasatiyatul Islam atau Islam Moderat di berbagai forum dunia,” ujar Sudarnoto dalam keterangan tertulisnya di Jakarta, Jumat (12/2/2021).
Sudarnoto menjelaskan bahwa selama ini Din Syamsuddin telah menunjukan sikap antiradikalisme.
Sikap tersebut bahkan ditunjukan Din Syasuddin tanpa pandang bulu, kepada siapapun dan atas motif apapun.
• 3 Amalan Mudah Ini Ternyata Bisa Hapus Dosa yang Menumpuk
• KKB Tembak Satu Anggota TNI di Distrik Sugapa, Intan Jaya, Korban Dievakuasi ke Mimika
• 6 Keutamaan Puasa Rajab Hari Ini, Sabtu 13 Februari 2021: Hapus Dosa dan Kabulkan Keinginan
"Bahkan tak segan-segan beliau mengkritik siapa pun yang menangani radikalisme-ekstrimisme dengan cara-cara radikal dan ugal-ugalan," jelasnya.
Sudarnoto pun dengan tegas mengatakan bahwa tudingan radikal terhadap Din Syamsuddi merupakan suatu fitnah dan kebodohan.
"Jadi laporan dan tuduhan radikalisme yang dialamatkan kepada Din Syamsuddin adalah fitnah keji dan merupakan sebuah kebodohan,” tegasnya.
• Doa Menyambut Bulan Rajab yang Dibaca Rasulullah, Ini 6 Keistimewaan Puasa Rajab
• Berusaha Lari, Betis Pelaku Curanmor di Palu Didor Polisi
• Bacaan Niat dan Doa Puasa Rajab, Dilakukan Mulai Sabtu 13 Februari 2021, Simak 6 Keutamaannya
Selain itu Sudarnoto mengatakan bahwa tuduhan-tuduhan yang dialamatkan kepad tokoh-tokoh Islam bisa memunculkan spirit Islamfobia.
Dirinya menyebut bahwa kecenderungan itu sudah terlihat akhir-akhir ini.
“Tidak berlebihan untuk menyebut bahwa spirit Islamofobia sebetulnya sudah muncul di mana-mana dan berkembang antara lain di Indonesia. Dengan dalih radikalisme, ada kemungkinan spirit Islamofobia ini ditebar," katanya.(*)