Breaking News:

Parigi Moutong

Terkait Vaksinasi Covid-19 di Parimo, Sekda Parimo: Tidak Usah Takut dan Ragu

Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Parigi Moutong Zulfinasran SSTP MAP himbau masyarakat Parigi Moutong untuk mau di vaksinasi Covid- 19.

Penulis: Ketut Suta | Editor: Muh Ruliansyah
handover
Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Parigi Moutong, Zulfinasran 

TRIBUNPALU.COM, PARIGI MOUTONG- Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Parigi Moutong Zulfinasran SSTP MAP himbau masyarakat Parigi Moutong untuk mau di vaksinasi Covid- 19.

Menurut Zulfinasran, saat ini pemerintah sedang menggalakan program vaksinasi kepada seluruh masyarakat.

Program tersebut diawali oleh pejabat pemerintah dan tenaga kesehatan.

Di menjelaskan bahwa pemerintah tidak akan mungkin memyusahkan rakyatnya.

Justru program vaksinasi bertujuan melindungi rakyat.

Baca juga: Covid-19 Tak Menyebar Melaui Makanan dan Kemasannya, Ini Penjelasan Menurut Ahli

Baca juga: Detik-detik Pasutri Meninggal Terlindas Truk, Aksi Sopir Setelahnya Tak Disangka

Baca juga: Peringatan Gelombang Tinggi 20-21 Februari 2021, BMKG: Laut Sulawesi Tengah Potensi 1,2m hingga 2,5m

"Tidak usah takut dan ragu terhadap vaksin Covid-19. Silahkan mendaftarkan diri untuk divaksinasi dan jangan ada yang menolak," kata Zulfinasran, Jumat (19/2/2021).

Zulfinasran menambahkan bahwa banyak kegunaan setelah divaksinasi dan mendapatkan sertifikat vaksin Covid-19.

Salah satunya jika melintas di perbatasan untuk diperiksa petugas Satgas Covid-19 dan dimintai Surat Keterangan Berbadan Sehat (SKBS).

Baca juga: Detik-detik Anggota KKB Tinggalkan Teman yang Tewas Saat Kontak Senjata dengan Pasukan Elit TNI AU

Baca juga: Masih Ingat Wanita Jalan di Mal Hanya Menggunakan Dalaman? Ternyata Ada Kisah Pilu di Balik Aksinya

Baca juga: Dusun di Kalangkangan Tolitoli Ini jadi Tempat Transaksi Narkoba, 2 Pria Diamankan Polisi

Jika tidak ada, bisa digantikan atau diperlihatkan sertifikat vaksin.

"Saya sendiri ketika lewat di perbatasan ditanya bawa SKBS, saya bilang tidak ada, yang ada hanya sertifikat vaksin Covid-19 sehingga saya dapat diloloskan untuk melanjutkan kembali perjalanan," ujarnya.(*)

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved