Breaking News:

Wahai ASN dan Honorer, Pemerintah Potong Cuti Bersama 2021, dari 7 Hari Jadi 2 Hari

Pemerintah menetapkan perubahan jadwal cuti bersama tahun 2021, sesuai SKB Menteri Agama, Menteri Ketenagakerjaan, Menteri PAN RB.

PEXELS.COM/rawpixel.com
Ilustrasi libur 

TRIBUNPALU.COM - Pemerintah menetapkan perubahan jadwal cuti bersama tahun 2021, Senin (22/2/2021).

Kesepakatan tersebut tertuang dalam Surat Keputusan Bersama (SKB) Menteri Agama, Menteri Ketenagakerjaan, Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi.

Yakni SKB nomor 281 Tahun 2021, Nomor 1 Tahun 2021, Nomor 1 Tahun 2021 tentang Perubahan Atas Keputusan Bersama Menteri Agama, Menteri Ketenagakerjaan, Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi Nomor 642 Tahun 2020, Nomor 4 Tahun 2020, Nomor 4 tahun 2020 Tentang Hari libur Nasional dan Cuti Bersama tahun 2021.

Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Menko PMK) Muhadjir Effendy, memimpin rapat koordinasi penetapan keputusan itu. 

Rapat dihadiri oleh Menteri PAN RB Tjahjo Kumolo, Menteri Tenaga Kerja Ida Fauziyah, Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi, Sekjen Kemenag Nizar Ali, Sekjen Kemnaker, Asops Kapolri dan Pejabat Eselon 1 K/L terkait.

Ramalan Zodiak Selasa 23 Februari 2021: Aries Bicara Serius, Leo Perlu Dengarkan Pendapat Orang Lain

Kronologi Kepala Sekolah yang Tewas Dipukuli Warga Setelah Ketahuan Selingkuh dengan Stafnya

Ayah Nissa Sabyan Membantah Tudingan Pelakor pada Buah Hatinya: Orangtua Tahu Betul Posisi Anaknya

Waspada, 3 Hari Kedepan Kota Palu Masih akan Diguyur Hujan

"Dalam Surat Keputusan Bersama (SKB) sebelumnya terdapat 7 hari cuti bersama. Setelah dilakukan peninjauan kembali SKB, maka cuti bersama dikurangi dari semula 7 hari menjadi hanya tinggal 2 hari saja," jelas Muhadjir Effendy.

Adapun cuti bersama tahun 2021 yang dipangkas sebanyak 5 hari, yakni:

  • 12 Maret: Cuti Bersama dalam rangka Isra Mikraj Nabi Muhammad SAW, 17, 18, 19.
  • Mei: Cuti Bersama dalam rangka Hari Raya Idul Fitri 1442 Hijriah.
  • 27 Desember: Cuti Bersama dalam rangka Hari Raya Natal 2021.

Sementara cuti bersama yang tetap yakni:

  • 12 Mei dalam rangka Hari Raya Idul Fitri 1442 Hijriah
  • 24 Desember dalam rangka Raya Natal 2021.

Pertimbangan mengapa masih diberikan satu hari menjelang Hari Raya Idul Fitri dan satu hari menjelang Natal, agar memudahkan Polri dalam mengelola pergerakan masyarakat.

"Jangan sampai terjadi penumpukan pada satu hari dan justru akan berbahaya," tambah Muhadjir Effendy

Lebih lanjut Menko PMK menjelaskan beberapa alasan pengurangan libur, yakni kurva peningkatan COVID-19 belum melandai meski berbagai upaya sudah dilakukan.

Ini Syarat Bangun Kantor Cabang PPIU di Kota Palu

Update Kasus Covid-19 Senin 22 Februari: Ada 10.180 Kasus Baru Positif Covid-19 di Indonesia

Ramalan Zodiak Cinta Selasa 23 Februari 2021: Sagitarius Sudahi Konflik Hubunganmu, Gemini Semangat

Sehabis libur panjang, ada kecenderungan kasus Covid-19 mengalami peningkatan. Mobilitas masyarakat cenderung naik. Sementara itu program vaksinasi sedang berjalan.

"Oleh karena itu pemerintah perlu meninjau kembali cuti bersama yang berpotensi mendorong terjadinya arus pergerakan orang sehingga penularan meningkat," tuturnya.

Pemerintah juga tetap menghimbau agar masyarakat menjalankan 5M protokol kesehatan dan berusaha bersama-sama memutus rantai penularan COVID-19.

"Sekali lagi ditegaskan bahwa Tahun 2021 Cuti Bersama dipotong 5 hari dari 7 hari yang ada," kata Muhadjir Effendy. (*)

Editor: Haqir Muhakir
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved