Breaking News:

Sulteng Hari Ini

Cuaca Ekstrem, BPBD Tojo Una-una Imbau Warga di Bantaran Sungai Siaga Banjir

Kepala BPBD Kabupaten Tojo Una-una, Rusmin Labudu mengimbau warga agar waspada terhadap cuaca esktrem yang dikuatirkan berpotensi terjadi banjir.

TribunPalu.com/Wahdah Sulteng
Banjir bandang di Tojouna-una, Sulawesi Tengah, Kamis (18/2/2021) siang. Banjir ini menerjang desa pesisir di dua kecamatan Tojo Barat dan Tojo 

Laporan Wartawan TribunPalu.com, Nur Saleha

TRIBUNPALU.COM, TOUNA- Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) stasiun Meteorologi Palu memrediksikan, sejumlah wilayah di Sulawesi Tengah untuk tiga hari kedepan berpotensi terjadinya cuaca ekstrem.

Hujan dengan intensitas yang lebat disertai angin dan petir akan terjadi di sejumlah wilayah. 

Salah satunya adalah Kabupaten Tojo Una-una.

Menanggapi hal tersebut, Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Tojo Una-una, Rusmin Labudu mengimbau warga agar waspada terhadap cuaca esktrem yang dikuatirkan berpotensi terjadi bencana banjir.

Baca juga: Rumah Hanyut, Pemerintah akan Relokasi 8 KK Korban Banjir di Tojo Una-una Sulteng

Baca juga: 8 KK Korban Banjir di Tojo Una-una Sulteng Akan Tinggal Sementara di Gubuk Sawah dan Rumah Warga

"Kami selalu mengimbau semua warga. Biasanya juga imbauan kita berikan saat warga melaksanakan ibadah. Agar selalu tetap waspada," jelas Rusmin Labudu.

Belajar dari bencana banjir Kamis, 18 Februari 2020, di Desa Tayawa, Kecamatan Tojo, ia mengimbau masyarakat khususnya yang bermukim di bantaran sungai agar selalu siaga.

Jika terjadi hujan dengan intensitas tinggi diharapkan segera mengamankan diri ditempat aman untuk sementara.

Baca juga: SAR Palu Ketambahan Alat Pencarian dan Penyelamatan untuk Wilayah Perairan

Baca juga: Angin Segar untuk Warga Parimo, Politeknik KP akan Cetak Taruna Taruni yang Unggul di Bidangnya

Barang-barang berupa dokumen juga wajib diamankan.

"Bukan hanya untuk di Desa Tayawa, tapi seluruh masyarakat Touna, terutama yang tinggal di bantaran sungai bisa mempelajari terjadinya hal hal yang kita tidak inginkan," tuturnya.

Ia berharap kedepannya tidak ada lagi bencana, baik itu banjir ataupun bencana lainnya yang terjadi di Kabupaten Tojo Una-una.

“Tidak ada yang inginkan bencana. Semoga di Desa Tayawa kemarin itu adalah bencana yang terakhir,” ucapnya. (*)

Penulis: Nur Saleha
Editor: Kristina Natalia
Sumber: Tribun Palu
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved