Breaking News:

Ernest Prakasa Komentari Sebutan Ala Sandiaga Uno: Apresiasi Datang Tanpa Harus Memaksakan Panggung

Ernest Prakasa komentari sebutan 'ala Menparekraf Sandiaga' di kampanye bekerja dari Bali. Ia menyebut pencantuman frasa tersebut kurang pantas.

KOMPAS.com/Haryanti Puspa Sari x Instagram Ernest Prakasa
Ernest Prakasa komentari sebutan 'ala Menparekraf Sandiaga' di kampanye bekerja dari Bali. Ia menyebut pencantuman frasa tersebut kurang pantas. 

Ia juga menghimbau untuk para wisatawan yang datang ke Bali harus tetap memenuhi protokol kesehatan 3M.

Baca juga: Tak Ada Tanggal Merah Sejak jadi Menparekraf, Sandiaga Uno Fokus Tangani 5 Destinasi Super Prioritas

Sandiaga Uno juga akan berkantor di Bali hingga Sabtu (30/1/2021).

Alasannya, bekerja di Pulau Dewata adalah untuk mendengar langsung dan memberi motivasi kepada para pelaku parekraf agar tetap semangat dan dapat kembali bangkit pascapandemi Covid-19.

Ia menjelaskan harus hadir sendiri untuk mendengarkan langsung dari masyarakat.

"Kita ingin bergandengan tangan untuk kerja dari Bali dan berwisata di Indonesia saja agar kita bisa segera bangkit," katanya.

Sementara, di poster kampanye yang diunggah Kemenparekraf tertulis bahwa inovasi ini disebut dengan 'ala' yang merujuk pada artian kepemilikan.

"Inovasi Paket Wisata ala Menparekraf Sandiaga untuk Bangkitkan Pariwisata Indonesia" tertulis dalam poster tersebut.

Kata 'ala' pada umumnya dipakai sebagai kepemilikan atau ciri khas seseorang untuk menandai orisinalitas.

Di KBBI definisi 'ala' berarti 'secara' yang merujuk pada metode yang digunakan.

Frasa 'ala Menparekraf Sandiaga' inilah yang mebuat Ernest Prakasa berkomentar.

Baca juga: Beri Penilaian Satu Tahun Pemerintahan Jokowi-Maruf, Ernest Prakasa: Ekspektasi Terlalu Tinggi

Halaman
1234
Penulis: Isti Tri Prasetyo
Editor: Bobby Wiratama
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved