Breaking News:

Sulteng Hari Ini

Longsor Tambang Parimo Tewaskan 7 Warga Buranga, Ini Kritik Pedas DPRD Sulteng untuk Pemerintah

DPRD Sulawesi Tengah (Sulteng) menganggap pemerintah daerah tak serius menindaklanjuti kejadian longsor di Desa Buranga, Kabupaten Parimo.

Handover
Wakil Ketua Komisi II DPRD Sulawesi Tengah M Nur Dg Rahmatu 

Laporan Wartawan TribunPalu.com, Fandy Ahmat

TRIBUNPALU.COM, PALU - Komisi II DPRD Sulawesi Tengah (Sulteng) menganggap pemerintah daerah tak serius menindaklanjuti kejadian longsor di Desa Buranga, Kecamatan Ampibabo, Kabupaten Parigi Moutong (Parimo).

Menurut Wakil Komisi II DPRD Sulteng M Nur Dg Rahmatu, pemerintah daerah seperti tak memiliki perhatian untuk menghentikan Pertambangan Tanpa Izin (Peti) yang mengakibatkan 7 korban jiwa dari Desa Buranga.

"Kewenangan soal pertambangan itu di pemerintah provinsi. Tetapi pengawasan pembangunan di tiap wilayah itu ada di tangan kepala daerah. Kalau kepala daerah bekerja tidak maksimal, maka akan terjadi persoalan seperti di Desa Buranga," ujar Nur, Jumat (5/3/2021).

Menyikapi permasalahan tersebut, DPRD akan membentuk panitia khusus (pansus) untuk menyelidiki tambang di Desa Buranga.

Baca juga: Hadianto Intruksikan DLH dan Satpol PP Kolaborasi Atasi Sampah di Palu: Jangan Kerja Sendiri-sendiri

Baca juga: SBY Akan Demo ke Istana Terkait KLB, Ferdinand: Ini Adu Domba, Itu Urusan Internal Bukan Jokowi

Baca juga: Pegawai BCA, Nur yang Salah Transfer Uang Rp 51 Juta hingga Ardi Dipenjara Buka Suara,Ini Cerita Dia

Mestinya, kata  Nur, pemerintah harus memeriksa setiap usaha pertambangan yang beroperasi di wilayah Parimo.

"Tidak hanya di Buranga, tetapi juga di wilayah Kayuboko, Kasimbar, Bolano dan Sausu Salubanga. Setahu saya mereka itu tidak memiliki izin, pemerintah harus periksa, telusuri semua tambang di Parimo," tuturnya.

Diketahui, tambang di Desa Buranga, Kecamatan Ampibabo, Kabupaten Parimo telah mengakibatkan longsor pada Rabu (24/2/2021) lalu.

Peristiwa tersebut telah memakan korban jiwa.

Data dihimpun TribunPalu.com, kejadian inibmengakibatkan 23 korban tertimbun material longsor.

Dari jumlah tersebut, sebanyak 16 orang selamat dan 7 orang meninggal dunia. (*)

Baca juga: Ruhut Sitompul Komentari Kisruh di Partai Demokrat: Rada Terpuruk, Mau Cari Pencitraan

Baca juga: Ramalan Zodiak Cinta Sabtu 6 Maret 2021 Aquarius Hindari Cinta Lokasi, Hari Baik untuk Leo Berkencan

Baca juga: Ramalan Zodiak Cinta Sabtu 6 Maret 2021 Aquarius Hindari Cinta Lokasi, Hari Baik untuk Leo Berkencan

Penulis: fandy ahmat
Editor: Haqir Muhakir
Sumber: Tribun Palu
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved