Senin, 27 April 2026

Hari Perempuan Sedunia

Apa itu Hari Perempuan Sedunia yang Diperingati Setiap 8 Maret? Cek Sejarah dan Penjelasannya

Hari Perempuan Sedunia atau International Women's Day selalu dirayakan setiap tanggal 8 Maret.

Istimewa
Hari Perempuan Sedunia, 8 Maret 2021 

TRIBUNPALU.COM - Hari Perempuan Sedunia atau International Womens Day selalu dirayakan setiap tanggal 8 Maret.

Tentu saja tahun 2021 ini, Hari Perempuan Sedunia tetap menjadi sorotan, biasanya dirayakan oleh beberapa tokoh-tokoh perempuan atau aktivis dan komunitas peduli peremuan di Indonesia.

Lalu kenapa Hari Perempuan Sedunia ditetapkan pada tanggal 8 Maret?

Apa kejadian yang menjadi latar belakang pemilihan tanggal tersebut?

Baca juga: Diduga Jadi Pacar Baru Putra Jokowi, Siapa Itu Nadya Arifta? Berikut Profilnya

Baca juga: Isu Kaesang Punya Wanita Lain, Ibu Felicia: Ini Karyawan Makan Majikan, Balikin Kunci Mobil Anakku

Berikut Sejarah Hari Perempuan Sedunia atau International Womens Day.

Latar Belakang dari perayaan ini ketika 15.000 perempuan melakukan demonstrasi di kota New York.

Mereka menuntut jam kerja yang lebih singkat, upah yang lebih baik dan hak untuk memilih.

Sejarah pendirian IWD mengutip dari situs resmi IWD, dalam sejarahnya hari perempuan ini berawal dari tahun 1900-an ketika masa ekspansi besar-besaran dalam dunia industri, terjadi kerusuhan dan perdebatan yang terjadi di antara wanita.

Adanya penindasan pada kaum hawa memacu perempuan untuk lebih vokal dan menyuarakan perubahan.

Kemudian tahun 1908, sebanyak 15 ribu wanita yang berbasis di New York menuntut jam kerja yang lebih pendek, gaji yang baik, dan hak suara.

Tahun 1909 sesuai dengan deklarasi Partai Sosialis Amerika, Hari Perempuan Nasional pertama di rayakan di Amerika Serikat pada 28 Februari, yang dirayakan setiap hari Minggu terakhir di bulan Februari sampai 1913.

Baca juga: Ramalan Zodiak Cinta Hari Ini, Sabtu 7 Maret 2021: Gemini Puncak Asmara, Cancer Beri Dia Perhatian

Selanjutnya tahun 1910 diadakan Konferensi Buruh Perempuan Internasional di Kopenhagen.  

Seorang wanita yang sangat vokal CLara Zetkin mengusulkan untuk Hari Perempuan Internasional yang dirayakan dunia di hari yang sama, demi mendesak tuntutan perempuan.

Hingga akhirnya pada 1911 Hari Perempuan Internasional dimeriahkan pertama kali pada 19 Maret di Austria, Denmark, Jerman, dan Swiss.

Sumber: Tribun Palu
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved