Breaking News:

Sulteng Hari Ini

Pengamat Untad Soroti KLB Demokrat: Antara Kepemimpinan dan Kepentingan

Upaya kudeta di tubuh Partai Demokrat dipicu masalah kepemimpinan, yakni cara Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) dalam memimpin dan mengelola partai.

TribunPalu.com/Handover
Pengamat politik pemerintahan Universitas Tadulako, Asrifai A Arabe 

Namun menurut Asrifai, ini adalah pendekatan partai demi meningkatkan kinerja, yakni dengan memberikan penghargaan atau hukuman kepada kadernya. 

Dalam manajemen kepemimpinan, cara ini dikenal dengan istilah stick and carrot. 

"Pemecatan terhadap pengurus dan kader yang ikut dalam KLB sebagai praktek kepemimpinan yang menerapkan model stick and carrot," ucapnya. 

Baca juga: KSP Moeldoko Jadi Ketum Demokrat Versi KLB, PKS: Warisan Buruk bagi Kepemimpinan Pak Jokowi

Baca juga: Mau Bagikan Status WhatsApp ke Instagram Story? Begini Cara Mudah Melakukannya

Baca juga: Soal Belajar Daring, Dosen Pertanian Untad: Banyak Mahasiswaku Pulang Kampung

Masalah lain dalam internal, sambung Asrifai, ada problem kader yang tidak siap dan bisa nyaman berada dalam posisi sebagai partai penyeimbang atau sebagai oposisi. 

"Beberapa kader mungkin ingin menjadi bagian dari kekuasaan. Apalagi partai Demokrat pernah menjadi partai penguasa. Mereka membandingkan manfaat dan kenyamanan saat berada sebagai partai yang berkuasa dengan kondisi saat ini sebagai oposisi," ujar Asrifai. 

Sementara dari sisi eksternal, bagi Asrifai, dibalik pelaksanaan KLB terdapat kepentingan mengingat partai mudah dimasuki pihak luar. 

"Bisa jadi ada agenda pihak luar yang berkepentingan, atau karena ambisi personal Moeldoko melihat peluang. Sepak terjang Moeldoko terhadap partai lain sebelum ke Demokrat bisa ditracking. Sekarang bagaimana arus dan kekuatannya saat ini dengan sebelumnya," pungkasnya. (*)

Penulis: fandy ahmat
Editor: Kristina Natalia
Sumber: Tribun Palu
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved