Hari Raya Nyepi 2021
Dua Kali Rayakan Nyepi di Tengah Pandemi Covid-19, Gadis Bali di Palu: Sedih Tidak Ada Ogoh-ogoh
Umat Hindu di Kota Palu dan sekitarnya merayakan hari raya Nyepi kedua di tengah Pandami Covid-19, Minggu (14/3/2021).
Laporan Wartawan TribunPalu.com, Nur Saleha
TRIBUNPALU.COM, PALU - Umat Hindu di Kota Palu dan sekitarnya merayakan hari raya Nyepi kedua di tengah Pandami Covid-19, Minggu (14/3/2021).
Hal itu membuat sebagian umat Hindu di Kota Palu merasa sedih, termasuk gadis cantik Bali bernama Listi Lestari.
"Agak sedih dibanding waktu tahun 2019, kan itu sebelum corona bisa arak ogo-ogo. Sekarang sudah tidak karena masi dibatasi takutnya nanti menyebar virus koronanya," jelas Listi Lestari saat diwawancara TribunPalu.com, Sabtu (13/3/2021) siang.
Siswi SMAN 1 Palu itu juga mengungkap, perayaan nyepi sebelumnya hari H seperti sembahyang pembersihan atau penyucian alam tetap dilaksanakan tapi taati prokes (protokol kesehatan).
"Sekarang saya juga dan umat lainnya berusaha rayakan hari raya nyepi ditengah pandemi tapi sesusai protokol kesehatan," Ungkapremaja dengan sapaan Listi.
• Komentar Via Vallen saat Fotonya Diposting Akun Instagram Resmi Manchester United
• Update Corona Sulteng, Minggu 14 Maret 2021: Kota Palu Catat Tambahan Kasus Terbanyak, 23 Orang
Pemilik akun Instagram @listilestari itu mengatakan tahun 2021, perayaan ditengah pandemi tidak menghilangkan makna Hari Raya Nyepi.
"Harapanku semoga berjalan lancar perayaan hari raya nyepi ini, dan kami umat Hindu tetap khusyu menjalankan ibadah," harapnya.
Remaja berusia 17 tahun itu juga menambahkan, dirinya sangat bersyukur karena pemerintah masih memberikan izin untuk merayakan Hari Raya Nyepi.
"Memang tidak semeriah kemarin tapi ya perayaan tetap dijalankan, kami bersyukur juga," Tutup Lesti. (*)