Sulteng Hari Ini
Ikut Aksi Tanam Pohon, Wabup Bangkep: Lingkungan Kita Telah Dirusak
Salim J Tanasa mengungkap sejumlah penyebab terjadinya banjir di wilayahnya Salah satunya sumber daya alam tak penuhi kaidah ramah lingkungan.
Laporan Wartawan TribunPalu.com, Fandy Ahmat
TRIBUNPALU.COM, PALU - Wakil Bupati Banggai Kepulauan, Salim J Tanasa mengungkap sejumlah penyebab terjadinya banjir di wilayahnya.
Salah satunya diakibatkan dari eksploitasi sumber daya alam yang tidak memenuhi kaidah ramah lingkungan.
"Lingkungan kita telah dirusak. Lahan di sekitar telah gersang sehingga terjadi banjir dan longsor pada musim hujan, serta kekeringan saat musim kemarau," kata Salim, Selasa (16/3/2021).
Ia juga menatakan, jika masalah cuaca tidak bisa ditangani sehingga penanaman pohon jadi solusi utama dalam mencegah terjadinya banjir.
Baca juga: IRT di Tatanga Palu Miliki 103 Paket Diduga Sabu, Akhirnya Diciduk dan Digelandang ke Kantor Polisi
Baca juga: Pemerintah Janji Perketat Pengawasan Penjualan LPG 3 Kg di Palu Jelang Ramadhan: Jelas Peruntukannya
Baca juga: BMKG: Prakiraan Cuaca Besok Rabu, 17 Maret 2021 di Sulteng: Cerah hingga Hujan Ringan
Baca juga: Cek Ketahanan Pangan Kampung Tangguh di Buol, Tim Asistensi Polda Sulteng Panen Jagung
"Hutan berperan sebagai penyangga kehidupan, maka harus dijaga. Penanaman pohon akan membantu mengurangi tingkat bencana kedepannya," ujarnya.
Sebelumnya, Wabup Salim menghadiri kegiatan penanaman pohon di Desa Boyomoute, Kecamatan Liang, Sabtu (13/03/2021).
Kegiatan tersebut diinisiasi perkumpulan Salanggar Desa Boyomoute dan didukung langsung oleh Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Banggai Kepulauan serta Kesatuan Pengelolaan Hutan (KPH) Dinas Kehutanan Sulawesi Tengah.
Penanaman pohon di Kabupaten Banggai Kepulauan diharapkan dapat meminimalisir kerusakan yang disebabkan oleh banjir.
"Kita berharap daerah kita ini semakin baik," ucapnya. (*)