Sulteng Hari Ini

Ketua MUI Sulteng Ingatkan Aksi Demo Jangan Jadi Ajang Merusak Fasilitas Umum

Ia menyampaikan pentingnya menjaga kedamaian dan menyuarakan aspirasi dengan cara yang bijak dan santun sesuai dengan prinsip kebenaran.

Penulis: Zulfadli | Editor: Fadhila Amalia
Handover
IMBAUAN - Menyikapi gelombang aksi unjuk rasa yang terjadi di beberapa daerah, Ketua Majelis Ulama Indonesia (MUI) Sulawesi Tengah, Habib Ali Muhammad Al Djufri, mengimbau kepada seluruh masyarakat Indonesia, khususnya warga Sulawesi Tengah, untuk menghadapi setiap permasalahan dengan ketenangan jiwa.  

Laporan Wartawan TribunPalu.com, Zulfadli

TRIBUNPALU.COM - Menyikapi gelombang aksi unjuk rasa yang terjadi di beberapa daerah, Ketua Majelis Ulama Indonesia (MUI) Sulawesi Tengah, Habib Ali Muhammad Al Djufri, mengimbau kepada seluruh masyarakat Indonesia, khususnya warga Sulawesi Tengah, untuk menghadapi setiap permasalahan dengan ketenangan jiwa. 

Ia menyampaikan pentingnya menjaga kedamaian dan menyuarakan aspirasi dengan cara yang bijak dan santun sesuai dengan prinsip kebenaran.

Habib Ali menegaskan bahwa dalam menyampaikan keinginan dan aspirasi melalui unjuk rasa, hal yang terpenting adalah melakukannya dengan cara yang benar, tanpa merusak atau menghancurkan fasilitas yang merupakan aset negara. 

Baca juga: Massa Jebol Brankas Rumah Ahmad Sahroni, Uang Ratusan Juta Dibagi-bagi di Tengah Kerusuhan

“Bangunan dan fasilitas pemerintah adalah milik bangsa yang harus kita jaga. Jangan sampai kita merusaknya hanya untuk mencapai tujuan tertentu. Mari sampaikan aspirasi dengan cara yang damai dan bermartabat,” ujarnya dalam pernyataan, Sabtu (30/8/2025).

Lebih lanjut, Ketua MUI Sulteng itu mengajak masyarakat untuk menyuarakan pendapat mereka dengan bahasa yang baik dan benar. 

“Mari kita semua bersama-sama berjuang untuk mewujudkan negeri ini yang lebih baik, daerah yang lebih maju ke depannya,” tambahnya. 

Ia juga menekankan bahwa setiap unjuk rasa seharusnya menjadi momen untuk menciptakan dialog yang konstruktif, bukan untuk menciptakan ketegangan.

Habib Ali juga meminta para anggota Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) dan pemerintah untuk mendengarkan suara rakyat dengan bijak. 

Baca juga: Amukan Massa Terkapar, Kucing Bernilai Rp5–10 Miliar Ikut Digondol dari Rumah Uya Kuya

“Suara rakyat harus didengarkan dan disampaikan dengan cara yang baik agar masalah dapat diselesaikan melalui diskusi yang saling menghormati,” ujarnya. 

Menurutnya, langkah ini penting untuk menjaga proses demokrasi yang sehat dan menghormati hak-hak konstitusional masyarakat. 

Terkait dengan hal itu, Habib Ali mengingatkan bahwa keadilan adalah prinsip dasar yang harus ditegakkan di negara Indonesia. 

Baca juga: Gubernur Sulteng Lepas Ribuan Peserta Fun Walk dan Fun Run HUT ke-67 SMAN 1 Palu

“Keadilan sosial bagi seluruh rakyat Indonesia adalah tujuan yang harus kita capai. Tegakkanlah keadilan, karena itu adalah salah satu dasar negara kita,” katanya.

Ia juga mengingatkan bahwa tiada satu golongan atau sekte yang lebih mulia daripada yang lain di sisi Allah. 

Di sisi lain, Habib Ali juga memberikan pesan kepada aparat penegak hukum untuk menjalankan tugas mereka dengan penuh tanggung jawab dan profesionalisme. 

Halaman
12
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved