Breaking News:

Jasa Raharja

Sampai Periode Februari 2021 Jasa Raharja Serahkan Santunan Rp3,9 Miliar

Periode Februari 2021, PT Jasa Raharja cabang Sulteng telah menyerahkan santunan bagi korban kecelakaan lalu lintas jalan sebesar Rp3,9 Miliar.

Penulis: Nur Saleha | Editor: Kristina Natalia
TribunPalu.com/Handover
Kepala Cabang PT Jasa Raharja Sulawesi Tengah, Suryadi 

Laporan Wartawan TribunPalu.com, Nur Saleha

TRIBUNPALU.COM, PALU - Sampai dengan periode Februari 2021, PT Jasa Raharja cabang Sulawesi Tengah telah menyerahkan santunan bagi korban kecelakaan lalu lintas jalan sebesar Rp3,9 Miliar.

Penyerahan santunan ini mengalami penurunan sebesar 30,60% dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya. 

Penurunan ini menurut Kepala Cabang PT Jasa Raharja Sulawesi Tengah, Suryadi, dipengaruhi oleh tingkat kecelakaan yang menurun akibat pandemi COVID-19 yang menyebabkan mobilitas masyarakat menjadi terbatas.

“Meskipun di masa pandemi, Jasa Raharja tidak mengurangi tanggung jawabnyadalam menyerahkan santunan kepada yang berhak. Pelayanan terbaik, cepat, dan tepat selalu kami utamakan dalammemberikan perlindungan dasar bagi para korban," jelasnya, Jumat (19/3/2021).

Baca juga: Jadwal Liga Inggris Pekan Ini: Fulham vs Leeds, West Ham vs Arsenal hingga Aston Villa vs Tottenham

Baca juga: Suntik Vaksin Covid-19 Selama Jalankan Puasa Ramadhan 2021 Buat Batal? Ini Penjelasan dari Ulama

Baca juga: Satu Mahasiswa FKIP Unsimar Lolos Seleksi Kampus Mengajar, Dekan: Motivasi Buat Mahasiswa Lainnya

Baca juga: Sudah 3 Hari Nelayan di Bangkep Hilang, Basarnas: Pencarian Kembali Dilanjutkan

"Hal ini dibuktikan hingga periode Februari tahun 2021, rata-rata penyerahan santunan bagi korban meninggal dunia dapat diselesaikan dalam waktu 1 hari 14 jam," tambahnya.

Saat ini PT Jasa Raharja Sulawesi Tengah telah bekerjasama dengan 23 rumah sakit.

Sehingga apabila ada korban kecelakaan alat angkutan umum dan lalu lintas jalan, petugas Jasa Raharja  langsung menerbitkan surat jaminan biaya perawatan sampai dengan maksimal Rp20 juta.

Lanjutnya, pada periode Februari 2021 kontribusi biaya yang dibayarkan secara Overbooking (mekanisme penjaminan biaya perawatan rumah sakit) sebesar 94,33%.

Baca juga: Ashanty Rela Krisdayanti yang Dampingi Aurel Hermansyah di Pelaminan: Gak Boleh Ada yang Sakit Hati

Baca juga: Sidang Aprilia Manganang, Ahli Sebut Aprilia Alami Kelainan Hipospadia Berat,Perlu Rekontruksi

Artinya, sebagian besar jumlah korban yang terjamin Jasa Raharja tidak perlu mengeluarkan dana untuk membayar karena pihak rumah sakit yang langsung menagih biaya rawatan ke Jasa Raharja.

Dalam upaya meningkatkan pelayanan, Jasa Raharja juga melakukan penyerahan santunan dengan sistem cashless, di mana santunan langsung ditransfer ke rekening korban atau ahliwaris korban.

Jasa Raharja telah bekerja sama dengan bank pemerintah sehingga pembayaran bisa dilakukan pada hari Sabtu, Minggu atau hari libur.

“Kami terus mengevaluasi pelayanan kami secara periodic dansenantiasa beradaptasi dengan kondisi terkini, di mana seperti yang kita ketahui bersama bahwa kita semua dituntut untuk mengedepankan teknologi digital. Namun tanpa mengurangi unsur human touch dan kualitas pelayanan. Sehingga diharapkanhak dan kewajiban masyarakat terkait asuransi Jasa Raharjadapat terpenuhi,” tutup Suryadi.

Sumber: Tribun Palu
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved