Puasa Ramadhan 2021

Tak Hanya untuk Tubuh, Puasa Juga Bermanfaat bagi Kesehatan Mental, Ini Penjelasan Dokter

Berpuasa di bulan ramadhan tidak hanya bermanfaat untuk kesehatan fisik saja, tetapi juga kesehatan psikis.

Penulis: Rahman Hakim | Editor: Isti Prasetya
Shutterstock
Beramal dan beribadah merupakan salah satu manfaat berpuasa Ramadhan untuk kesehatan mental 

TRIBUNPALU.COM - Selama menjalani ibadah puasa Ramadan, umat muslim dilarang makan dan minum dari terbit hingga terbenamnya matahari.

Tentunya, ibadah puasa akan membuat tubuh lemas, kepala pusing hingga tak bertenaga.

Hal ini diakibatkan oleh asupan makanan dalam tubuh yang mengalami perubahan.

Namun mengapa berpuasa malah bisa menyehatkan tubuh?

Dilansir dari Kompas.com, puasa dapat menurunkan kadar kolesterol, risiko penyakit jantung hingga bisa menurunkan berat badan.

Tak hanya bermanfaat untuk kesehatan fisik saja, berpuasa di bulan Ramadan juga mendatangkan manfaat bagi kesehatan jiwa.

Ilustrasi berpuasa
Ilustrasi berpuasa (TribunWow)

Baca juga: Bacaan Niat dan Besaran Bayar Fidyah Utang Puasa Ramadhan untuk Orang Sakit, Ibu Hamil, hingga Busui

Dalam tayangan YouTube NDSeptian, disebutkan bahwa berpuasa memiliki dampak positif untuk kesehatan mental manusia.

dr. Andi Setiawan dalam tayangan tersebut mengatakan jika selama Bulan Ramadhan, umat muslim tidak hanya menahan makan dan minum saja, tetapi juga menahan untuk berbicara kotor.

Kemudian ia mengutip pernyataan dari Direktur Klinis & Psikiater Konsultan di Priory Wellbeing Centre Dubai, Dr. Walid Abdul Hamid bahwa saat berpuasa, umat muslim harus menghindari sifat-sifat negatif.

"Melansir dari website Priory Wellbeing Centre, ternyata puasa bisa menahan kita agar tidak melakukan tindakan yang bersifat negatif," ujar dokter Andi Setiawan dalam video tersebut.

"Misalnya bertengkar," sambungnya.

Emosi dalam diri seseorang yang sedang berpuasa Ramadan juga akan lebih stabil dan terkontrol.

Baca juga: Jelang Puasa Ramadhan 2021: Ini Bacaan Niat dan Tata Cara Salat Tahajud, Lengkap dengan Keutamaannya

Hal ini dikarenakan umat muslim harus menghindari hal-hal negatif seperti cara bicara yang tidak sopan atau tidak senonoh.

Beberapa penelitian menunjukkan jika tindakan positif (menghindari hal-hal negatif) bisa meningkatkan endorfin dalam otak.

Halaman
12
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved