Breaking News:

Bom Meledak di Makassar

Asbisindo Sulteng ajak Masyarakat Perkuat Toleransi dan Solidaritas Umat Beragama

Asbisindo Sulawesi Tengah turut menanggapi insiden Bom Meledak di Makassar, Senin (29/3/2021) pagi.

Penulis: Putri Safitri | Editor: Haqir Muhakir
TribunPalu.com/fandi_ahmat
Branch Manager Bank Muamalat Cabang Palu, Bambang Haryo Nugroho 

TRIBUNPALU.COM, PALU - Asosiasi Perbankan Syariah Indonesia (Asbisindo) Sulawesi Tengah turut menanggapi insiden Bom Meledak di Makassar, Senin (29/3/2021) pagi.

Ketua Asbisindo Sulawesi Tengah Bambang Haryo Nugroho mengatakan, kejadian tersebut tidak menurunkan semangat toleransi beragama, khususnya di Sulawesi Tengah.

"Kejadian di Kota Makassar, membuat kami terkejut. Kami menyampaikan Duka mendalam kepada seluruh korban meninggal maupun Luka luka atas kejadian tersebut," kata Bambang, sapaannya.

Menurutnya, semangat untuk terus meningkatkan toleransi maupun moderasi umat beragama di Sulawesi Tengah tidak akan kendor maupun goyah akibat dari kejadian tersebut.

"Kami terus memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat tanpa melihat latar belakang para nasabah," tambah Bambang.

Baca juga: Dapat 2 Kantong Misterius Berisikan Uang, Atta Halilintar Justru Ketakutan, Siapa Pengirimnya?

Baca juga: Pengungsi Banjir Bandang Desa Beka Sigi Keluhkan Minimnya Air Bersih dan Fasilitas MCK

Baca juga: 7 Tahun Terbentuk, Earth Hour Palu Fokus Ajak Masyarakat Hemat Energi

Lebih lanjut, Bambang berharap seluruh stakeholder maupun para tokoh agama saling bersinergi.

Bersama-sama memberikan pemahaman yang baik dan bijak kepada masyarakat agar lebih mengedepankan toleransi maupun moderasi beragama dalam setiap kegiatan beragama.

Kejadian pada minggu pagi, 28 Maret 2021 di Makassar merupakan aksi bunuh diri yang saat ini tengah diusut kasusnya oleh pihak kepolisian.

Bambang mengajak seluruh masyarakat untuk tidak panik dan membuat kondisi menjadi gaduh.

"Mari kita mendoakan para korban meninggal agar seluruh amal ibadahnya diterima oleh Tuhan Yang Maha Kuasa, dan para korban luka-luka diberi kesehatan dan dapat kembali seperti kondisi sediakala," terangnya. (*)

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved