Breaking News:

Kilang Minyak Balongan Terbakar

Tanggapi Kebakaran Kilang Minyak di Balongan, Greenpeace: Pertamina Harus Lakukan Mitigasi Mendalam

Kepala Greenpeace Indonesia Leonard Simanjuntak tekankan ke Pertamina untuk memikirkan lebih dalam terkait insiden yang menimpanya.

TribunCirebon.com/ Handhikan
Kebakaran kilang minyak PT Pertamina RU VI Balongan, Indramayu 

TRIBUNPALU.COM, JAKARTA - Penyebab kebakaran kilang minyak di Balongan, Indramayu, Jawa Barat pada Senin (29/3/2021) masih menyisakan pertanyaan.

Hingga kini pihak kepolisian masih mendalami penyebab kebakaran kilang tersebut.

Bahkan beberapa akses jalan ditutup, demi keselamatan masyarakat sekitar dan kelancaran penyelidikan.

Terlepas dari penyebab yang belum pasti diketahui, Kepala Greenpeace Indonesia Leonard Simanjuntak mengatakan jika insiden ini menambah deretan kisah tragis kecelakaan dan bencana yang dikarenakan oleh energi ekstraktif.

Diwartakan oleh Kompas.com, pada tahun 2014 tepatnya pada 16 Februari telah terjadi kebakaran kilang minyak di Dumai, Riau.

Baca juga: Kilang Minyak Balongan Terbakar, Pertamina Minta Masyarakat Tenang dan Tak Sebarkan Informasi Hoaks

Baca juga: Video Detik-detik Awal Ledakan Kilang Minyak Balongan, Api Sempat Mengecil sebelum Bunyi Dentuman

Tak hanya itu saja, pada 2019 terjadi insiden tumpahan minyak mentah dari operasi PT Pertamina Hulu Energi.

Insiden tragis itu terjadi di lepas pantai Karawang, Jawa Barat.

Bukan hanya merugikan pihak pertamina, justru dampak besar juga dirasakan oleh masyarakat sekitar.

Akibat dari tumpahan minyak mentah tersebut, kehidupan perekonomian masyarakat dan ekosistem darat serta perairan sekitar ikut terkena dampak buruknya.

Kemudian menyusul kejadian kebakaran di Kilang Pertamina di Balikpapan.

Halaman
12
Penulis: Rahman Hakim
Editor: Lita Andari Susanti
Sumber: Tribun Palu
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved