Breaking News:

Sulteng Hari Ini

Jadi Tempat Transaksi Miras Cap Tikus, 2 Rumah di Bunta Banggai Digerebek Polisi

Polisi menggerebek dua rumah di Kecamatan Bunta, Kabupaten Banggai, Sulawesi Tengah karena menjual menuman keras oplosan jenis cap tikus.

Handover
Polisi menggerebek rumah di Kecamatan Bunta, Kabupaten Banggai, Sulawesi Tengah karena menjual menuman keras oplosan jenis cap tikus, Minggu (4/4/2021). 

Laporan Wartawan TribunPalu.com, Alan Sahril

TRIBUNPALU.COM, BANGGAI - Personel Kepolisian Sektor (Polsek) Bunta menggerebek dua rumah di Kecamatan Bunta, Kabupaten Banggai, Sulawesi Tengah karena menjual menuman keras oplosan jenis cap tikus, Minggu (4/4/2021).

Dari razia tersebut, Polsek Bunta mengamankan sejumlah kantong miras oplosan jenis cap tikus.

Kapolsek Bunta Iptu Nanang Afrioko mengatakan, penggerebekan tempat jual miras itu bermula informasi dari masyarakat.

“Kedua rumah yang dirazia itu berinisial YM (38) warga Kelurahan Bunta dan AD (21) warga Kelurahan Kalaka, Kecamatan Bunta,” kata Iptu Nanang Afrioko.

Iptu Nanang Afrioko menambahkan, setelah dilakukan serangkaian penyelidikan petugas melakukan penggerebekan dan didapatkan barang bukti miras jenis cap tikus.

Baca juga: Toleransi Umat Beragama di Sulteng, Ketua FKUB: Harga dan Hormati Mereka yang Beribadah Paskah

Baca juga: BMC Peduli Salurkan 15 Paket Sembako untuk Korban Banjir Bandang Sigi

Baca juga: Lihat Reaksi Anang Hermansyah saat Ashanty Merekamnya tengah Duduk Berduaan dengan Krisdayanti

“Dari kedua warga ini diamankan 9 kantong miras cap tikus,” ungkap Iptu Nanang Afrioko

Iptu Nanang Afrioko menyebutkan, pihaknya akan terus melakukan pemberantasan minum beralkohol tanpa izin menjelang dan sesudah ibadah bulan suci Ramadhan tahun 2021.

“Karena kita ingin menjelang dan setelah bulan suci Ramadhan tahun ini situasi kamtibmas tetap aman dan kondusif,” harap Iptu Nanang Afrioko. (*)

Penulis: Alan Sahrir
Editor: Haqir Muhakir
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved