Terduga Teroris Pernah Terlibat Pembuatan Bom, Ahmad Junaidi: Jemur Bahan Peledak 3 Hari di Rumah
Terduga teroriS Ahmad Junaidi mengakui perbuatannya setelah ditangkap oleh tim Densus 88 Antiteror Polri. Dia mengakui sempat terlibat dalam pembuats
TRIBUNPALU.COM - Terduga teroris Ahmad Junaidi mengakui perbuatannya setelah ditangkap oleh tim Densus 88 Antiteror Polri.
Dia mengakui sempat terlibat dalam pembuatan bom berbahan aseton peroksida (TATP).
Dalam video pengakuannya yang tersebar di awak media, Ahmad mengaku pernah diminta menjemur bahan peledak di rumahnya oleh terduga teroris lainnya Zulaimi Agus.
"Saya pun pernah dihubungi untuk menjemur berbentuk bahan peledak yang dari aseton dan HCL selama 3 hari di rumah dan lalu saya serahkan kembali kepada Agus," kata Ahmad.
Setelah dijemur, Ahmad menuturkan bahan peledak itu kemudian menjadi berbentuk seperti bubuk.
Kemudian, bahan peledak otu dimasukannya ke dalam toples.
"Setelah itu, saya kumpulkan menjadi 3 toples sosis dalam bentuk serbuk yang sudah kering," ungkap dia.
Dalam kesempatan itu, ia juga mengungkapkan bersama jamaah lainnya pernah pergi ke Sukabumi untuk dapat keahlian kekebalan tubuh oleh seseorang yang dipanggil Abah Popon.
"Adapun pengajuan mengajak kami para jamaah pergi ke Sukabumi ke Abah Popon untuk pengisian (kebal) untuk jaga jaga keamanan diri masing-masing," tukas dia.
Jokowi Bantu Istri Terduga Teroris
Presiden Jokowi tersentuh mendengar kabar bahwa istri seorang terduga teroris di Sukabumi kini terlilit utang setelah suaminya ditangkap karena diduga terlibat terorisme.
Jokowi kemudian mengutus staf kepresidenan untuk mengirimkan bantuan uang kepada SA (25) istri BS terduga teroris di Kampung Limbangan, Desa Cibodas, Kecamatan Bojonggenteng, Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat.
Bantuan uang tunai itu kemudian disampaikan langsung oleh Kapolres Sukabumi kepada SA, Sabtu (3/4/2021).
Paur Humas Polres Sukabumi Ipda Aah Saepul Rohman mengatakan, bantuan disampaikan oleh Kapolres Sukabumi AKBP M Lukman Syarif.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/palu/foto/bank/originals/barang-bukti-teror.jpg)