Terduga Teroris Pernah Terlibat Pembuatan Bom, Ahmad Junaidi: Jemur Bahan Peledak 3 Hari di Rumah
Terduga teroriS Ahmad Junaidi mengakui perbuatannya setelah ditangkap oleh tim Densus 88 Antiteror Polri. Dia mengakui sempat terlibat dalam pembuats
Presiden memberikan bantuan ini karena mendengar kabar bahwa SA terlilit utang setelah suaminya ditangkap karena diduga terlibat terorisme.
"Istri terduga teroris di Bojonggenteng, Kabupaten Sukabumi terlilit utang hingga membuat orang nomor satu di negeri ini memberikan bantuan, bantuan yang diberikan secara langsung oleh staf kepresidenan melalui Kapolres diterima langsung oleh SA," ujarnya.
"Pemberian santunan ini berawal dari pemberitaan media online yang dibaca oleh Presiden langsung, bahwa istri terduga teroris ini mengeluh ketika suaminya yang terduga teroris ditangkap Densus 88 di Jakarta, bahwa keluarganya harus menanggung beban hidup anak yang masih bayi dan membayar cicilan bank," jelasnya.
Aah menambahkan, bantuan yang disampaikan adalah santuan berupa uang untuk meringankan beban SA.
"Amanah atau bantuan ini berupa santunan kepada istri terduga teroris berupa uang tunai, bantuan yang diberikan oleh Polres Sukabumi melalui Kapolres dari staf Kepresidenan ini murni bantuan dan tidak ada maksud lain," ucapnya.
"SA istri terduga teroris merasa senang karena keluhan dirinya yang dimuat oleh salah satu media online direspons baik sama Presiden Joko Widodo, hingga beban keluarga sangat berkurang," katanya.
FOLLOW JUGA:
Artikel ini telah tayang di Tribunnews.com dengan judul Terduga Teroris Ahmad Junaidi Akui Pernah Jemur Bahan Peledak di Rumahnya
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/palu/foto/bank/originals/barang-bukti-teror.jpg)