Breaking News:

AHY Ingin Bertemu Jokowi, Mahfud MD dan Yasonna Laoly: karena Ini Penting Bagi Saya

AHY mengungkapkan keinginannya ingin bertemu Jokowi, Mahfud MD, dan Yasonna Laoly.

Editor: Lita Andari Susanti
Instagram/agusyudhoyono
Agus Harimurti Yudhoyono (AHY). 

TRIBUNPALU.COM - Ketua Umum Partai Demokrat Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) mengungkapkan keinginannya untuk bertemu dengan Presiden Joko Widodo, Menteri Koordinator Politik, Hukum dan Keamanan (Menko Polhukam) Mahfud MD dan Menteri Humum dan HAM (Menkumham) Yasonna Laoly.

Hal ini berkaitan dengan munculnya konflik perebutan kekuasaan di Partai Demokrat terjadi.

Diakui AHY dirinya ingin bertemu sejak hari pertama konflik tersebut muncul.

"Sejak hari pertama saya memohon waktu sebetulnya dengan Bapak Presiden, Menkopolhukam, dengan Menteri Hukum dan HAM, dan dengan siapapun yang saya anggap memiliki otoritas penuh terhadap penyelenggaraan hukum dan berkompeten menjaga stabilitas politik di Indonesia, jelas AHY di program Satu Meja The Forum, Kompas TV, Rabu (7/4/2021).

Baca juga: Hasil Survei: Pendukung Anies dan AHY Tidak Setuju FPI Dibubarkan, Ganjar dan Risma?

Baca juga: AHY Siap Hadapi Gugatan yang akan Diajukan Kubu KLB ke PTUN: Kami Tidak Takut dan Tidak Gentar

Menurut AHY, pertemuan itu merupakan silaturahmi yang ingin dilakukannya untuk menceritakan kondisi Partai Demokrat.

"Beliau-beliau banyak sekali pekerjaan dan tugas negara, kami menghargai itu, tapi bolehlah kami terus mencari waktu untuk bersilaturahmi," terangnya.

"Karena penting bagi saya dan ini sebuah amanah ketika melaporkan apa yang terjadi dalam Partai Demokrat," sambung AHY.

Jika akhirnya dapat bertemu, AHY ingin menyampaikan versi yang sebenarnya atas konflik kepemimpinan di tubuh Partai Demokrat.

"Karena wajib bagi kami untuk menyampaikan versi kami, versi sebenarnya bagi kami ini adalah versi yang benar. Oleh karena itu harus disampaikan secara langsung," imbuhnya.

AHY juga menuturkan bahwa pihaknya tidak pernah mencoba untuk membangun opini publik yang menyudutkan pihak-pihak tertentu.

Dalam hal ini, adalah menyudutkan pemerintah terkait konflik perebutan kekuasaan di Partai Demokrat yang melibatkan k Kepala Staf Kepresidenan (KSP) Moeldoko.

"Sekali lagi kami tidak pernah mencoba untuk membangun opini publik yang aneh-aneh, apalagi menyudutkan siapapun, tapi ini menjadi konsumsi publik, tidak bisa kami cegah," pungkas dia.

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "Ingin Bertemu Jokowi, Mahfud, dan Yasonna Laoly, AHY: Sejak Hari Pertama Saya Memohon", 
Penulis : Tatang Guritno
Editor : Diamanty Meiliana

Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved