Bentrok, Ormas FUI Ludahi Warga Saat Bubarkan Pertunjukan Jaran Kepang, Densus 99: Sudah Bahaya

Komandan Desatemen Khusus (Densus) 99 Banser menanggapi aksi yang dilakukan sekelompok orang diduga dari Organisasi kemasyarakatan Forum Umat Islam

Editor: Putri Safitri
handover
Tangkapan layar bentrok antara warga dengan ormas Forum Umat Islam di Medan 

Kontan, sejumlah warga emosi. Kerusuhan pun terjadi.

"Melestarikan budaya kok dibilang syirik apalagi pake embel2 agama hingga merasa paling benar!," tulis pengunggah dimana dituliskan tanggal kejadian pada 2 April 2021.

Dalam video tersebut terlihat sekelompok orang yang memakai baret merah dan seragam hitam bertuliskan ‘Laskar Khusus Umat Islam FUI DPD Medan’ membubarkan aksi pertunjukan seni yang hendak digelar warga.

Terlihat sekelompok orang datang dan membubarkan kerumunan warga.

Terlihat juga warga sudah mengangkat perlengkapan pertunjukan seperti replika kuda yang dipakai untuk tarian.

Di lokasi itu, tampak beberapa gendang yang disiapkan untuk pertunjukan tari.

“Setan lah yang kalian puja-puja itu, kesyirikan yang disebar ke mana-mana,” teriak salah satu anggota ormas.

“Syirik itu, bubar-bubar,” ungkap anggota ormas yang lain di hadapan warga.

Tak terima terus dicibir, beberapa saat kemudian, sekelompok warga yang mengadakan Kuda Kepang tampak melawan dan beradu argumen.

"Itu cuma untuk hiburan, aku warga sini. Itu pesta, pesta,” teriak seorang gadis berbaju hijau.

Hingga akhirnya kedua pihak semakin memanas dan akhirnya bertikai.

Saat dikonfirmasi, Kanit Reskrim Polsek Medan Sunggal AKP Budiman Simanjuntak menyebutkan bahwa kasus penganiayaan Pasal 351 KUHP sudah dilaporkan ke pihak kepolisian.

Namun, ia tak tahu bahwa pertikaian tersebut berkaitan dengan pembubaran Kuda Kepang di kawasan Kecamatan Medan Sunggal.

"Sudah masuk laporan mengenai 351. Kita enggak tahu kalau itu terkait pembubaran kuda kepang, tapi yang pasti kita ada terima kasus 351," bebernya kepada tribunmedan.com, Rabu (7/4/2021).

Halaman
123
Sumber: Tribun Medan
  • Berita Populer
    Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved