Breaking News:

Bentrok, Ormas FUI Ludahi Warga Saat Bubarkan Pertunjukan Jaran Kepang, Densus 99: Sudah Bahaya

Komandan Desatemen Khusus (Densus) 99 Banser menanggapi aksi yang dilakukan sekelompok orang diduga dari Organisasi kemasyarakatan Forum Umat Islam

handover
Tangkapan layar bentrok antara warga dengan ormas Forum Umat Islam di Medan 

TRIBUNPALU.COM - Noeruzzaman, Komandan Desatemen Khusus (Densus) 99 Banser menanggapi aksi yang dilakukan sekelompok orang diduga dari Organisasi kemasyarakatan Forum Umat Islam (FUI) di Medan yang membubarkan pertunjukkan seni jaran kepang.

Seperti diketahui, aksi pembubaran tersebut berujung terjadinya bentrok antara ormas dan warga yang sedang menonton pertunjukkan itu.

Kang Zaman, sapaan sang komandan, menyebut bahwa tindakan pembubaran tersebut sudah 'berbahaya'.

Apalagi, apabila kesenian dianggap sebagai hal yang musyrik oleh sekelompok orang.

"Ini sudah berbahaya. Ada kelompok mengatasnamakan agama melarang kesnian dg menuduh musyrik dan membubarkan... Mohon atensi @CCICPolri," tulis Kang Zaman di akun Twitternya, dilihat pada Kamis (8/4/2021).

Baca juga: Klaim Paranormal Terkait Hilangnya Bocah di Poso: Masih Hidup Tapi Tak Kasat Mata

Baca juga: 12 Hari Pencarian Bocah di Poso Belum Berbuah Hasil, Kades Tolambo: Kami Mohon Doanya

Diberitakan sebelumnya, viral di media sosial video aksi pembubaran pertunjukkan kuda kepang oleh sekelompok orang yang diduga dari Forum Umat Islam Medan.

Aksi pembubaran tersebut diwarnai cek-cok hingga berujung bentrokan.

Pihak FUI dilaporkan menganggap pertunjukkan tersebut tidak sesuai ajaran Islam.

Sementara, pihak lain tidak terima dengan aksi pembubaran itu.

Halaman
123
Editor: Putri Safitri
Sumber: Tribun Medan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved