Breaking News:

Sebut Munarman Sedang Diicar, Refly Harun: Kalau Dicovidkan Rasanya Terlalu Cemen

Pakar Hukum Tata Negara (HTN) Refly Harun menyebut mantan juru bicara Front Pembela Islam (FPI) Munarman sedang diincar.

handover
Mantan juru bicara FPI, Munarman 

TRIBUNPALU.COM - Pakar Hukum Tata Negara (HTN) Refly Harun menyebut mantan juru bicara Front Pembela Islam (FPI) Munarman sedang diincar.

Hal tersebut disampaikan Refly menanggapi pemberitaan munculnya spanduk bertuliskan 'Tegakan Khilafah' dengan gambar wajah Munarman.

Menurut Refly, banyak sekali hal-hal berkaitan dengan terorisme yang belakangan dikait-kaitkan dengan Munarman.

Refly menilai sekelas Munarman tidak mungkin dijerat dengan hukum pelanggaran protokol kesehatan (prokes) Covid-19, tetapi dijadikan seolah-olah teroris.

Baca juga: Cari Umpan Ikan di Muara Ekeng, Warga Desa Sabang Tolitoli Temukan Mayat Bayi dalam Karung

Baca juga: KKB Papua Tak Bisa Lagi Dekati Perkotaan, Semakin Terjepit Akibat Taktik Cerdik Satgas Nemangkawi

Baca juga: Ahok dan Wali Kota Solo Bertemu, Gibran Ungkap Isi Pembicaraan

"Memang Munarman ini menjadi tokoh yang seperti sedang diicar. Yang jelas banyak hal yang kemudian ditujukan kepada Munarman," kata Refly Harun dilansir dari kanal YouTube peribadinya, Kamis (8/4/2021).

"Apakah dia ingin dicovidkan atau kah barangkali dia ingin dijadikan teroris. Saya kira kalau dicovidkan rasanya terlalu cemen yah, mungkin dijadikan teroris barangkali," tambahnya.

Namun pengamat politik itu tidak mau berspekulasi mengenai siapa yang melakukan hal tersebut kepada Munarman.

Refly menyebut ada beberapa kemungkinan, termasuk bagian dari negara.

"Tapi kita tidak tahu ya siapa yang melakukan ini. Apakah ini benar pihak FPI, atau simpatisan FPI, atau kah yang tidak suka pada FPI dan Munarman, atau part of the state sendiri, bagian dari negara," katanya.

Lebih lanjut, Refly menyebut posisi Munarman saat ini tidak menguntungkan karena penegak hukum tidak berpihak kepada dirinya.

Baca juga: Iqbal Dapat Kontrak Profesional dari Manchester United, Bantah Punya Garis Keturunan Indonesia

Baca juga: Menang Dramatis, Mbappe Bocorkan Siasat Pochettino dalam Laga Bayern Vs PSG

Baca juga: Dituding Bawa Kabur Barang Hotma Sitompul, Desiree Nangis: Saya Tak Mungkin Ambil Barang Tanpa Izin

Refly berharap Munarman tidak terus-menerus menjadi sasarat fitnah dari pihak-pihak tertentu.

Tetapi jika memang Munarman terbukti melakukan upaya terorisme, Refly tetap mendukung adanya penegakan hukum tanpa pandang bulu.

"Memang susahnya adalah ada tokoh-tokoh tertentu yang kalau dikatakanlah diperlakukan tidak adil, tidak baik justu dia tidak bisa mengadu ke para penegak hukum. Karena tadi para penegak hukum kebetulan tidak berpihak kepada langkahnya selama ini."

"Mudah-mudahan Munarman tidak terus-menerus jadi sasaran empuk fitnah atau apapun, kecuali kalau dia memang bersalah, kalau dia memang merekayasa semuanya, maka tentu saja hukuman harus atau akan menantinya. Tapi kalau tidak, mereka yang memfitnah, mereka yang membuat rekayasa, itu sangat jahat sekali," tuturnya.(*)

Penulis: Rezha Rinaldy
Editor: Muh Ruliansyah
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved