Breaking News:

Palu Hari Ini

Disperindag Palu Sebut Hanya Harga Cabai Rawit yang Naik, Sementara Bahan Pokok Lainnya Stabil

Kepala Disperindag Kota Palu, Syamsul Saifudin juga membenarkan, bahwa hanya cabai rawit yang mengalami kenaikan harga.

TribunPalu.com/Nur_Saleha
Cabai rawit di salah satu pasar tradisional di Kota Palu. 

Laporan Wartawan TribunPalu.com, Nur Saleha

TRIBUNPALU.COM, PALU - Menjelang bulan suci Ramadhan 1442 Hijriah, dari sejumlah bahan pokok yang ada di Pasaran Kota Palu, saat ini hanya cabai rawit yang mengalami kenaikan harga.

Salah satu pembeli di Pasar Manonda, Kota Palu, Cice mengaku, harga cabai rawit dipasaran naik sejak Desember, tahun 2020 kemarin.

"Kemarin itu kalau te salah hanya 25 ribu, baru naik jadi 45 ribu, ini sudah sampai 70 ribu," katanya, Jumat (9/4/2021).

Sementara itu, Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Kota Palu, Syamsul Saifudin juga membenarkan, bahwa hanya cabai rawit yang mengalami kenaikan harga, sementara harga kebutuhan pokok lainnya masih terbilang normal.

Baca juga: Kamar Sel Rutan Palu Digeledah, Petugas Temukan Handpone, Korek dan Kaca Pireks

Baca juga: Setelah Vaksinasi Guru Selesai, Kadisdikbud Yakin SMA dan SMK Di Sulteng Siap Belajar Tatap Muka

Baca juga: SMA dan SMK Di Sulteng akan Belajar Tatap Muka, Kadisdikbud: Untuk Sekolah di Daerah Zona Hijau

Baca juga: Operasi Pekat di Ampana Kota, Polisi Sita Puluhan Kantong Miras Hingga Amankan Muda Mudi dalam Kos

"Yang naik itu cuma cabai, untuk yang lainnya harga normal," kata Syamsul, Jumat (9/4/2021).

Syamsul menjelaskan, harga cabai rawit saat ini tembus dikisaran Rp70 hingga Rp75 ribu per kilogramnya, yang sebelumnya, hanya Rp30 ribu perkilonya.

Minimnya pasokan dari daerah penghasil cabai di Sulawesi Tengah, serta banyaknya petani yang mengalami gagal panen karena faktor cuaca, menjadi penyebab naiknya harga cabai rawit ini.

Namun menurut Syamsul, untuk stok bahan pokok disejumlah pasar tradisional yang ada di Kota Palu saat ini masih terbilang aman.

"Pasar manonda normal dan stok juga masi cukup," pungkas Syamsul. (*)

Penulis: Nur Saleha
Editor: Kristina Natalia
Sumber: Tribun Palu
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved