Puasa Ramadhan 2021
Apakah Puasa Sah meski Belum Mandi Junub setelah Imsak? Ini Penjelasan serta Tata Cara Mandi Wajib
Apakah sah puasanya jika orang mandi junub setelah waktu imsak? Berikut penjelasan ustaz disertai niat dan tata cara mandi junub bagi pria dan wanita.
TRIBUNPALU.COM - Mandi wajib atau mandi junub adalah kewajiban umat Muslim untuk membersihkan diri dari hadas besar.
Hal ini sesuai dengan bab Thaharah atau bersuci di dalam kitab fikih.
Terlebih di bulan Ramadan, puasa merupakan ibadah yang menuntut seseorang untuk menahan diri dari makan dan minum serta nafsu, dari terbit fajar sampai matahari terbenam.
Nah, di bulan Ramadan sering muncul pertanyaan, apakah mandi wajib atau mandi junub baiknya dilakukan setelah atau sebelum sahur atau imsak?
Dan apakah sah puasanya jika orang mandi wajib atau mandi junub setelah waktu imsak?
Berikut penjelasan lengkapnya disertai lafaz niat dan tata cara mandi wajib atau mandi junub saat Ramadan.
Baca juga: Apakah Keramas di Siang Hari Bisa Batalkan Puasa? Ini Hukum dan Tata Cara Menyiram Kepala yang Benar
Apakah puasa Ramadan tetap sah jika belum mandi wajib padahal sudah lewat waktu imsak?
Yang perlu diketahui bahwa yang membatalkan puasa adalah berhubungan badan pada siang hari.
Juga melakukan perbuatan secara segera yang menyebabkan keluarnya air mani.
Jadi, mandi wajib atau mandi junub setelah atau sebelum imsak tidak membatalkan puasa.
Namun, lebih afdal dilakukan sebelum waktu salat subuh masuk agar bisa menunaikan salat subuh di awal waktu.
Hal ini juga berlaku untuk perempuan yang sudah selesai haid tetapi belum sempat mandi wajib.
Ketua Ikatan Dai Indonesia (Ikadi) Jawa Tengah, Wahid Ahmadi menjelaskan, puasa dalam keadaan junub perlu kasus yang lebih terperinci.
Jika setelah haid belum mandi wajib, maka tidak boleh berpuasa.
Namun, misalnya seseorang sudah melakukan hubungan badan, ada keadaan dia boleh berpuasa.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/palu/foto/bank/originals/tips-keramas.jpg)