Ramadhan di Banggai
Berburu Takjil di Pasar Ramadan Luwuk Banggai, Kue Perahu Paling Laris
Namun tidak menyurutkan warga untuk memburu takjil di pasar-pasar ramadan yang ada di Kota Luwuk.
Penulis: Asnawi Zikri | Editor: Haqir Muhakir
Laporan Wartawan TribunPalu.com, Asnawi Zikri
TRIBUNPALU.COM, BANGGAI- Di hari pertama ramadan 1442 hijriyah, wilayah Luwuk, Kabupaten Banggai diguyur hujan deras sejak pagi hingga sore hari.
Namun tidak menyurutkan warga untuk memburu takjil di pasar-pasar ramadan yang ada di Kota Luwuk.
Salah satunya di wilayah Teluk Lalong, Kota Luwuk, Kabupaten Banggai, Sulawesi Tengah.
Amatan TribunPalu.com, Selasa (13/4/2021) sore, aneka jenis takjil dijual di pasar ramadan Luwuk Banggai ini.
Mulai dari berbagai jenis kue, makanan berat siap saji, kolak kacang ijo, kolak pisang maupun kolak umbi-umbian, dan aneka minuman buah dingin.
Baca juga: Sebut Aturan Larangan Mudik Belum Berlaku, Sejumlah Masyarakat Pilih Pulang Kampung di Awal Ramadhan
Baca juga: Update Perkembangan Vaksinasi dan Jumlah Kasus Covid-19 di Indonesia Selasa 13 April 2021
Baca juga: Cegah Kecelakaan Selama Ramadan dan Idulfitri, Jalur Puncak Salena Bakal Dipasangi Guard Rail
Dari berbagai macam menu buka puasa itu yang paling diburu ada kue yang manis-manis. Salah satunya kue perahu.
Kue ini dibuat dari bahan terigu dan gula merah, lalu dikukus menggunakan daun pisang yang dikemas seperti perahu.
Selain itu, berbagai jenis kolak juga banyak dibeli warga.
"Kue perahu banyak dibeli. Kolak juga," kata seorang pedagang kepada TribunPalu.com di sela-sela kesibukannya melayani pembeli.
Sementara itu, Wakil Bupati Banggai Mustar Labolo menyatakan, ada sekitar 70 UMKM yang difasilitasi oleh pemerintah daerah yang berjualan di pasar ramadan Luwuk.
Kepada puluhan pedagang ini, Mustar berpesan agar tidak putus asa bila jualannya tidak laku.
"Jangan putus asa, tetap semangat," ujar Mustar saat membuka pasar ramadan itu.
Baca juga: Rusak Dihantam Gempa September 2018, Pembangunan Masjid Agung Palu Diharap Segera Rampung
Baca juga: Peringatan Dini BMKG: Waspada Gelombang Tinggi Ekstrem hingga 19 April di Perariran Ini
Baca juga: Bacaan Doa Kamilin Lengkap, Dibaca seusai Menjalankan Salat Tarawih serta Salat Witir Ramadhan
Dia menyarankan agar jualan yang tidak habis bisa disedekahkan ke masjid-masjid terdekat, panti asuhan atau kepada siapa saja yang sangat membutuhkan.
"Kalian pasti akan mendapat imbalan dari apa yang kalian sedekahkan," tuturnya.
Sekadar diketahui, terdapat sejumlah titik pasar ramadan di Kota Luwuk.
Seperti di Teluk Lalong Luwuk, Kelurahan Jole, Kelurahan Maahas, Kilometer 1 Kelurahan Bungin, dan beberapa trotoar di dalam kota yang dipakai pedagang untuk berjualan. (*)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/palu/foto/bank/originals/pedagang-pasar-ramadan-di-luwuk-kabupaten-banggai-sibuk-melayani-pembali.jpg)