Minggu, 19 April 2026

Sigi Hari Ini

Pemkab Sigi Percepat Pembangunan Infrastruktur, Akses Wilayah di Kulawi Mulai Terbuka

Sigi mulai menunjukkan perubahan yang nyata. Infrastruktur bergerak, akses wilayah terbuka, dan program pembangunan mulai mengalir.

Handover/Handover
PEMBANGUNAN INFRASTRUKTUR - Pemerintah Kabupaten Sigi mempercepat pembangunan infrastruktur melalui penguatan kolaborasi dengan pemerintah pusat dan provinsi, Minggu (19/4/2026). 

Ringkasan Berita:
  • Pemkab Sigi mempercepat pembangunan infrastruktur melalui kolaborasi dengan pemerintah pusat dan provinsi untuk mengatasi keterbatasan PAD.
  • Peresmian ruas jalan Boladangko–Banggaiba menjadi bukti nyata, membuka akses wilayah pegunungan yang sebelumnya sulit dijangkau.
  • Dampak pembangunan mulai dirasakan, mulai dari kelancaran distribusi hasil pertanian hingga meningkatnya mobilitas dan akses layanan masyarakat.

Laporan Wartawan Tribunpalu.com, Andika Satria Bharata 

TRIBUNPALU.COM, SIGI – Pemerintah Kabupaten Sigi mempercepat pembangunan infrastruktur melalui penguatan kolaborasi dengan pemerintah pusat dan provinsi, Minggu (19/4/2026).

Langkah ini dilakukan untuk mengatasi keterbatasan Pendapatan Asli Daerah (PAD) sekaligus membuka akses wilayah selama ini terisolasi.

Salah satu hasilnya mulai terlihat di wilayah pegunungan.

Baca juga: IKIB Gelar Jalan Sehat di Palu, Dirangkai Literasi Keuangan, UMKM, dan Donor Darah

Akses jalan sebelumnya sulit kini mulai terbuka untuk masyarakat.

Peresmian ruas jalan Boladangko–Banggaiba di Desa Lonca, Kecamatan Kulawi, menjadi salah satu wujud nyata pembangunan tersebut.

Jalan ini sebelumnya sulit dilalui terutama saat musim hujan. 

Kini, akses tersebut mulai dimanfaatkan warga untuk aktivitas harian. Kondisi ini memberi dampak langsung terhadap mobilitas masyarakat.

Gubernur Sulawesi Tengah, Anwar Hafid hadir dalam peresmian tersebut, menilai langkah Sigi sebagai bentuk kepemimpinan yang aktif.

Baca juga: Hadiri Dharma Santi Nyepi, I Nyoman Slamet Dorong Festival Ogoh-ogoh di Eks Sail Tomini

Ia bahkan menyebut bahwa Sigi memiliki peluang besar untuk berkembang jika pola kepemimpinan seperti ini terus dijaga, karena daerah tidak akan maju tanpa keberanian bergerak dan membangun komunikasi ke tingkat pusat.

Menurut Anwar, keberanian kepala daerah dalam menjalin komunikasi hingga ke pemerintah pusat menjadi faktor penting dalam percepatan pembangunan.

Ia menegaskan bahwa langkah tersebut bukan bentuk ketergantungan, melainkan strategi membuka akses program pembangunan yang lebih luas bagi daerah.

Ia juga mengingatkan bahwa kepala daerah tidak cukup hanya menjaga citra tanpa kerja nyata di lapangan, karena pengalaman menunjukkan bahwa daerah yang pasif akan tertinggal.

Dalam konteks itu, ia mencontohkan pengalamannya saat memimpin Morowali menekankan pentingnya “menjemput bola” dalam pembangunan.

Bupati Sigi, Mohamad Rizal Intjenae, menegaskan bahwa komunikasi ke pusat merupakan kebutuhan dalam sistem otonomi daerah.

Sumber: Tribun Palu
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved