Jumat, 8 Mei 2026

Info BMKG

Peringatan Dini Cuaca Ekstrem BMKG, Rabu 14 April: Waspada Hujan Lebat Angin Kencang di Wilayah Jawa

Berikut peringatan dini cuaca ekstrem di sejumlah wilayah berdasarkan rilis Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG), Rabu (14/4/2021).

Tayang:
BMKG
Ilustrasi peringatan dini cuaca ekstrem di Indonesia. Berikut peringatan dini cuaca ekstrem di sejumlah wilayah berdasarkan rilis Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG), Rabu (14/4/2021). 

TRIBUNPALU.COM - Berikut ini peringatan dini cuaca ekstrem di sejumlah wilayah berdasarkan rilis dari Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG), Rabu (14/4/2021).

BMKG juga memberikan peta sebaran gambaran potensi gelombang tinggi untuk sejumlah perairan di Indonesia.

Dikutip dari BMKG, berikut ini rincian peringatan dini cuaca ekstrem di Indonesia:

Baca juga: Prakiraan Cuaca BMKG 33 Kota Indonesia, Rabu 14 April 2021: Surabaya Cerah, Ternate Hujan Seharian

Baca juga: BMKG: Prakiraan Cuaca Besok Rabu, 14 April 2021 di Sulteng: Palu Berkabut, Bungku Hujan Petir

BMKG menjabarkan, bibit Siklon Tropis 94W (masih berada di luar Area of Monitoring TCWC Jakarta) terpantau di Samudera Pasifik utara Papua yang bergerak ke arah barat laut menjauhi wilayah Indonesia dengan kecepatan angin maksimum mencapai 20 kt dan tekanan minimum 1007 mb.

Sistem ini secara tidak langsung membentuk daerah pertemuan angin (konfluensi) yang memanjang dari Maluku bagian barat hingga Papua bagian utara.

Sirkulasi siklonik terpantau di perairan Barat Aceh yang membentuk daerah pertemuan dan perlambatan kecepatan angin (konvergensi) yang memanjang dari Aceh bagian selatan hingga bagian utara serta membentuk daerah konfluensi dari Kalimantan Barat bagian barat hingga Aceh.

Sirkulasi siklonik lainnya terpantau di Samudera Hindia barat daya Bengkulu. Daerah pertemuan dan perlambatan kecepatan angin (konvergensi) lainnya terpantau memanjang dari perairan barat Sumatera Barat hingga Jambi bagian tengah, dari Kalimantan Tengah bagian Utara hingga pesisir timur Kalimantan Utara, dari Sulawesi Selatan bagian selatan hingga Sulawesi Tengah dan dari Papua bagian barat hingga Papua Nugini bagian barat.

Kondisi ini menyebabkan peningkatan potensi pertumbuhan awan hujan di sekitar sistem bibit siklon tropis, di sekitar wilayah sirkulasi dan di sepanjang daerah konvergensi serta konfluensi tersebut.

Wilayah yang berpotensi hujan lebat disertai kilat/petir dan angin kencang:

Aceh

Bengkulu

Jambi

Sumatera Selatan

Kep. Bangka Belitung

Lampung

Sumber: Tribun Palu
Halaman 1/4
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved