Piala Menpora 2021

Jelang Persija Jakarta vs PSM Makassar, Sudirman Sebut Persiapan Mental Kedua Tim Bakal jadi Kunci

Sudirman mengaku bersyukur bahwa timnya saat ini sudah kembali bisa memainkan para pemain inti yang sebelumnya sempat absen.

Dokumen PT Liga Indonesia Baru
Pelatih Persija Sudirman dan Tony Sucipto dalam konferensi pers, Selasa (30/3/2021) 

TRIBUNPALU.COM - Laga panas bakal terjadi dalam semifinal leg 1 Piala Menpora 2021 antara Persija Jakarta melawan PSM Makassar yang bakal digelar di Stadion Maguwoharjo, Sleman, Kamis (15/4/2021).

Dua tim yang menjadi rajanya sepakbola di tanah air sejak era perserikatan ini akan saling berebut tiket menuju babak final di Solo nanti.

Sengitnya perseteruan kedua tim secara historis ini juga menjadi sorotan pelatih Persija Jakarta, Sudirman.

Ia berujar bahwa mental pemain akan jadi kunci dalam pertandingan hidup dan mati yang sarat akan nilai rivalitas sejarah.

Menurutnya, dibutuhkan mental juara bagi timnya untuk menghadapi kolektivitas permainan tim PSM Makassar.

Baca juga: Persebaya Surabaya Tersingkir dari Piala Menpora, Aji Santoso Move On dan Paparkan Rencana ke Depan

Baca juga: Isi Waktu di Bulan Ramadan, Akademi Persija Gandeng Ismed Sofyan untuk Gelar Program Pesantren Kilat

Baca juga: Jelang Semifinal Piala Menpora Persib vs PS Sleman, Victor Igbonefo Soroti Set Piece Si Elang Jawa

“Saya pikir pertandingan lawan PSM ini adalah tentang bagaimana mental lebih berpengaruh untuk memenangkan pertandingan. Karena kita sama-sama tahu dan pernah bertemu di babak grup lalu sekarang bertemu lagi di semifinal yang mana laga ini harus betul-betul dibutuhkan mental juara untuk bisa memenangkan pertandingan,” ungkap Sudirman seperti yang dikutip Tribunpalu.com dari laman ofisial klub.

Bagi Sudirman, kekuatan PSM Makassar ada pada kekompakan dan kemampuan merata di segala lini.

Gaya bermain dengan melakukan pressing ketat ke daerah pertahanan lawan jadi salah satu hal yang harus diwaspadai pada laga nanti.

“PSM adalah tim yang bagus dan kompak. Mereka adalah tim yang merata di segala posisi. Satu yang menjadi kelebihan mereka adalah fanatisme dalam bermain, mereka punya loyalitas dalam bermain, selalu berusaha untuk pressing lawan dengan ketat. Dan itu yang akan harus kita waspadai dan pemain-pemain saya harus bisa mengatasi hal tersebut,” tambahnya.

Pemain Inti yang Absen Bisa diturunkan lagi

Selain mewaspadai lawannya, Sudirman juga membahas soal amunisi timnya yang kini kembali pulih.

Sudirman mengaku bersyukur bahwa timnya saat ini sudah kembali bisa memainkan para pemain inti yang sebelumnya sempat absen.

Nama Otavio Dutra dan Novri Setiawan sudah kembali bergabung latihan bersama tim setelah menerima hukuman kartu.

Selain itu, Yann Motta dan Alfath Faathier akan jadi tambahan kekuatan di lini belakang.

“Alhamdulillah Yann Motta sudah bisa bergabung walaupun saya masih melihat ada keragu-raguan darinya setiap melakukan perebutan bola. Tapi saya akan melihat di latihan terakhir nanti sampai sejauh mana perkembangan cederanya. Selain itu ada Alfath juga yang sudah gabung bersama kita, tapi masih harus kita lihat karena masih latihan terpisah dari tim untuk melihat seberapa jauh kondisi fisiknya,” tutup Sudirman.

(Tribunpalu.com)

Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved