Breaking News:

Sidang Habib Rizieq Shihab

Bima Arya Laporkan Swab Test HRS ke Polisi, Refly Harun: Apakah Begitu Cara Pendekatan Pemimpin?

Pakar Hukum Tata Negara (HTN) Refly Harun mengomentari soal Wali Kota Bogor melaporkan kasus swab test Habib Rizieq Shihab (HRS) ke polisi.

Penulis: Kristina Natalia | Editor: Muh Ruliansyah
KOMPAS.com/RAMDHAN TRIYADI BEMPAH
Wali Kota Bogor Bima Arya Sugiarto 

TRIBUNPALU.COM - Pakar Hukum Tata Negara (HTN) Refly Harun mengomentari soal Wali Kota Bogor melaporkan kasus swab test Habib Rizieq Shihab (HRS) ke polisi.

Kasus swab test HRS kembali memanas setelah Bima Arya dihadirkan dalam sidang lanjutan di PN Jakarta Timur, Kamis (14/4/2021).

Dalam sidang tersebut, Bima Arya dicecar HRS yang menanyakan apa motivasi melaporkan kasus swab test ke pihak kepolisian.

Refly Harun dalam video di kanal YouTube pribadinya ikut mempertanyakan pendekatan Bima Arya dalam kasus tersebut.

Dirinya menyoroti keputusan Bima Arya karena dianggap terlalu cepat melaporkan ke polisi.

Baca juga: Siapa Itu Briptu Tivany Agustin? Polwan Cantik Viral di TikTok, Dulu Rambut Botak Sebelah

Baca juga: Bocoran 2 Nama Menteri Baru Menurut Ali Ngabalin: Menteri Lama yang Milenial, Orang Berprestasi

Baca juga: Daftar Tim yang Lolos ke Semifinal Liga Champions:Juara Bertahan Tereliminasi, Inggris Kirim 2 Wakil

Padahal menurut Refly, kasus swab test HRS di RS Ummi Bogor bisa diselesaikan dengan cara lain.

"Apakah begitu cara pendekatan pemimpin kepada orang-orang atau kepada rakyatnya atau kepada siapa pun ? Ada masalah sedikit lapor polisi," kata Refly.

"Padahal kita tahu bahwa banyak hal untuk menyelesaikan masalah, katakanlah Habib Rizieq adalah tamu Wali Kota Bima Arya di Bogor. Sebagai tamu paling tidak ada pendekatan persuasif. Jadi tidak langsung main lapor-lapor saja," tambahnya.

Lebih lanjut Refly Harun mengatakan Bima Arya pasti memahami adanya konteks politik dalam kasus HRS.

Namun dirinya menyebut bisa jadi pula Bima Arya termasuk dalam bagian konteks politik tersebut.

Halaman
12
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved