Kesaksian Istri Guru Asal Toraja Korban Penembakan KKB, Sembunyi di WC, Selamat karena Suara Peluit

Oktovianus adalah seorang guru yang bertugas di Kampung Julukoma, Distrik Beoga, Kabupaten Puncak, Papua.

Editor: Imam Saputro
handgunsmag.com
Ilustrasi penembakan 

"Pas saya sembunyi, Pak Pendeta datang. Saat itu KKB juga sudah melarikan diri. Saya tidak sempat lagi melihat suami saya karena kami dengan cepat dievakuasi," ujarnya.

Pulang ke Toraja, tak ingin kembali ke Papua

Natalina kemudian membawa jenazah suaminya pulang ke kampung halamannya, Dusun Pebulian, Lembang Sa'dan Pebulian, Kecamatan Sa'dan, Toraja Utara.

Setelah insiden tersebut, Natalina mengaku tak ingin lagi kembali ke Papua karena trauma.

"Saya sudah tidak mau kembali kesana, masih trauma sampai sekarang," ungkap Natalina.

Apalagi sekarang kondisi tempat tinggalnya di Papua sudah rusak parah.

Sekolah tempat dia dan suaminya mengajar sebagai tenaga honorer pun telah dibakar KKB.

"Sudah tidak ada apa-apa di sana, rumah dan tempat saya bekerja dirusak bahkan dibakar, jadi untuk apa juga kami kembali," ujarnya.

Artikel ini telah tayang di tribun-timur.com dengan judul Cerita Istri Guru Asal Toraja Korban Penembakan KKB, Sembunyi di WC Selamat karena Suara Peluit

Sumber: Tribun Timur
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved