Breaking News:

KKB Papua

Pimipinan Kejam Ditangkap, KKB Papua Kalang Kabut, 2 Orang Ketakutan hingga Menyerahkan Diri

Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) Papua kalang kabut setelah pimipnan kejam mereka ditangkap aparat.

Editor: Muh Ruliansyah
handover/tribunmanado
Anggota KKB Papua 

Empat dari 10 orang itu merupakan anggota KKB dan telah masuk dalam daftar pencarian orang.

Mereka adalah Tabenak Wenda, Join Tabuni, Dekin Wenda, dan Bakar Wenda. Sementara enam lainnya merupakan simpatisan KKB, yakni Leis Tabuni, Telia Wenda, Kuku Tabuni, Wiro Wenda, Kondis Tabuni, dan Nendiles Wenda.

Nyoman mengatakan, 10 orang tu pernah bergabung dengan KKB pimpinan POW.

Mereka telah mengikuti pelatihan militer di Markas OPM Soemalo.

"Kesepuluh orang tersebut juga mengakui bergabung dalam OPM karena diancam oleh POW dan dijanjikan akan memperoleh kehidupan yang lebih baik," kata dia.

Pada acara penyerahan diri tersebut, diserahkan juga barang bukti berupa satu handy talkie, sebuah charger handy talkie, dan satu rompi serbu yang pernah digunakan saat tergabung dalam KKB pimpinan POW.

KKB Papua Tak Akan Bisa Sembunyi

Irjen Mathius D Fakhiri memberi instruksi tegas setelah KKB Papua tembak mati 2 guru dan bakar rumah mereka.
Irjen Mathius D Fakhiri memberi instruksi tegas setelah KKB Papua tembak mati 2 guru dan bakar rumah mereka. (dok.humas Polsek Beoga via Kompas.com/kompas.com)

Sementara itu, KKB Papua tak akan bisa sembunyi, Kapolda Papua Irjen Mathius D Fakhiri dan Satgas Nemangkawi menerapkan strategi khusus.

Seperti diketahui, telah terjadi kasus pembunuhan dan pembakaran yang dilakukan oleh Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) Papua.

Aksi keji KKB Papua ini memakan korban warga sipil di Distrik Beoga, Kabupaten Puncak.

Halaman
1234
Sumber: Surya
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved