Breaking News:

Sulteng Hari Ini

DP3A Sulawesi Tengah: Pemberdayakan Laki-laki jadi Kunci Meredam Kekerasan Terhadap Perempuan

Kepala DP3A Sulawesi Tengah Ihsan Basir mengatakan, saat ini penanganan kasus kekerasan terhadap perempuan perlu peranan dari kaum laki-laki. 

Handover
Kepala DP3A Sulawesi Tengah Ihsan Basir 

Laporan Wartawan TribunPalu.com, Fandy Ahmat

TRIBUNPALU.COM, PALU - Kepala Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (DP3A) Sulawesi Tengah Ihsan Basir mengatakan, saat ini penanganan kasus kekerasan terhadap perempuan perlu peranan dari kaum laki-laki. 

Menurut Ihsan, banyaknya kekerasan berbasis gender dipicu oleh kekesalahpahaman tentang relasi gender. 

Laki-laki, kata dia, bertindak keras karena masih merasa hal tersebut adalah perbuatan wajar. 

"Rata-rata masyarakat khususnya laki-laki belum memiliki pemahaman yang baik. Hal awal yang patut dicoba itu memberdayakan para bapak untuk memberi mereka perspektif baru," ujar Ihsan, Minggu (18/4/2021). 

Ihsan menuturkan, kasus kekerasan terhadap perempuan dan anak di Sulawesi Tengah selama masa pandemi Covid-19 cenderung meningkat. 

Di awal tahun 2021, pihaknya mencatat terdapat 12 kasus dengan mayoritas korban berada di rentang usia 25-44 tahun. 

Baca juga: Tips Membaca Al-Quran dengan Baik dan Merdu ala Qoriah Muda Mimi Jamilah

Baca juga: Mudik Sebelum Tanggal 6 - 17 Mei 2021: Kemenhub Awasi PO Bus yang Naikan Tarif di Atas Harga Wajar

Baca juga: Puluhan Warga Ikut Buka Puasa Bersama di Kawasan Religi Sis Aljufri Palu

Berdasarkan sebaran wilayah, Kabupaten Poso menjadi daerah dengan kasus kekerasan terhadap perempuan dan anak terbanyak. 

Terkait hal tersebut, Ihsan menegaskan cara pandang laki-laki terhadap perempuan mesti diubah. 

Sebab kata dia, penanganan dan aksi pencegahan kekerasan berbasis gender ini tidak hanya tanggung jawab perempuan. 

"Kekerasan terhadap perempuan dan anak ini harus dicegah sejak dalam pikiran. Kami menilai penting untuk memberdayakan mereka, para bapak. Pemberdayaan pria untuk menekan jumlah kekerasan gender menjadi kuncinya," ucap Ihsan. (*)

Penulis: fandy ahmat
Editor: Haqir Muhakir
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved