Breaking News:

Kronologi Bocah 7 Tahun Tewas Saat Mainkan Meriam Bambu, Korban Terguyur Tumpahan Minyak

Bocah 7 tahun inisial AM, warga Desa Sopoyono, Kecamatan Wonosobo, Kabupaten Tanggamus, Lampung meninggal dunia saat memainkan petasan meriam bambu.

Editor: Muh Ruliansyah
Handover
Ilustrasi meriam bambu. 

TRIBUNPALU.COM - Bocah 7 tahun inisial AM, warga Desa Sopoyono, Kecamatan Wonosobo, Kabupaten Tanggamus, Lampung meninggal dunia saat memainkan petasan meriam bambu.

Korban mengalami luka bakar dan sempat mendapat perawatan selama dua hari sebelum meninggal dunia.

Kapolsek Semaka Inspektur Satu (Iptu) Pambudi Raharjo mengatakan, korban mengalami luka bakar yang parah setelah bermain petasan jenis meriam bambu atau biasa disebut “long” pada Minggu (18/4/2021), sekitar pukul 10.00 WIB.

Saat itu, korban sedang diajak oleh orangtua angkatnya yang berinisial KHR ke Dusun Batuan, Pekon Sukajaya, Kecamatan Semaka.

Baca juga: Perang Rusia vs Ukraina Pecah, Puluhan Tentara Tewas, Laut Hitam Diblokade

Baca juga: Tips Kesehatan: Kurang Tidur Buat Jadwal Harian Kacau? Cegah Insomnia dengan 5 Cara Berikut

Baca juga: Tips Kesehatan: Kurang Tidur Buat Jadwal Harian Kacau? Cegah Insomnia dengan Cara Berikut

“Orangtua angkat korban ini hendak ke bengkel sepeda motor, yang masih keponakannya. Korban diajak ikut,” kata Pambudi dalam keterangan tertulis, Rabu (21/4/2021).

Ketika KHR sedang menunggu sepeda motornya diperbaiki, korban AM diajak bermain oleh anak mekanik bengkel itu.

Mereka bermain petasan meriam bambu tersebut.

Nahas, saat meledak, meriam bambu itu terpental ke arah AM.

Tubuh AM terguyur tumpahan minyak tanah dari meriam bambu.

Baca juga: Cara untuk Ajukan BLT UMKM Rp 1,2 Juta, Cek Penerimanya di eform.bri.co.id/bpum

Baca juga: Larangan Mudik Idulfitri: Dishub Perketat Penjagaan di Pintu Masuk Sulteng Via Darat, Laut dan Udara

Baca juga: Satgas Nemangkawi Tangkap Paniel Kogoya Sang Penyuplai Dana KKB, Sudah Habiskan Rp 1 M Beli Sejata

“Api langsung menyambar dan mengakibatkan korban terbakar,” kata Pambudi.

Korban sempat mendapat perawatan di Rumah Sakit Panti Secanti Gisting. Namun, setelah dibawa pulang ke rumah, korban meninggal dunia.

Sementara itu, Kapolres Tanggamus Ajun Komisaris Besar Polisi (AKBP) Oni Prasetya mengimbau masyarakat mengawasi anak-anaknya saat bermain.

“Untuk mencegah terulang kembali, sebaiknya jangan bermain petasan. Mohon orangtua mengawasi anak-anaknya,” kata Oni.(*)

Artikel ini telah tayang di TribunSumsel.com dengan judul Meriam Bambu Dimainkan Terpental, Bocah Ini Kena Tumpahan Minyak Tanah dan Tewas Terbakar

Sumber: Tribun Sumsel
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved