Panduan Belajar dari Rumah Rabu 21 April 2021, Lengkap dengan Jadwalnya untuk Paud hingga Kelas 6 SD
Berikut panduan belajar, jadwal, dan link live streaming untuk program Belajar dari Rumah Rabu 21 April 2021 lengkap PAUD hingga kelas 6 SD.
TRIBUNPALU.COM - Panduan Belajar, jadwal, dan link live streaming , Belajar dari Rumah Rabu 21 April 2021, Kelas 4 SD belajar Mengenal ASEAN.
Rumah merupakan program sebagai alternatif belajar di tengah pandemi virus corona (Covid-19).
Untuk jadwal lengkap Belajar dari Rumah untuk Rabu 21 April 2021 akan tayang di bagian artikel ini.
Selain ditayangkan di TV Edukasi , Belajar dari Rumah juga bisa disaksikan secara live streaming.
(Link live streaming akan tersedia di bagian bawah artikel ini)
Baca juga: Mengenal Pembelajaran Merdeka Belajar Kampus Merdeka, Berikut Ini 8 Kegiatan yang Bisa Dilakukan
Dikutip dari jadwal yang diterbitkan Kemendikbud, berikut jadwal Belajar dari Rumah untuk Rabu 21 April 2021:
PAUD, 08.00 - 08.30 WIB: Menajaga dan merawat tubuh
SD Kelas 1, 08.30 - 09.00 WIB: Nelayan bagian II
SD Kelas 2, 09.00 - 09.30 WIB: Terimakasih Pak Nelayan
SD Kelas 3, 09.30 - 10.00 WIB: Kecipak Kaki Katak
SD Kelas 4, 10.00 - 10.30 WIB: Mengenal ASEAN
SD Kelas 5, 10.30 - 11.00 WIB: Negaraku dan Keragaman ASEAN
SD Kelas 6, 11.00 - 11.30 WIB: Semarak Malam Kebudayaan
*Jadwal bisa berubah sewaktu-waktu sesuai kebijakan penyiaran dan Kemendikbud. Perubahan jadwal akan diinformasikan lebih lanjut.
Link live streaming Belajar dari Rumah
Selain melalui TVRI, Belajar dari Rumah juga bisa disaksikan di live streaming di ponsel atau gawai (gadget) masing-masing.
Panduan belajar bagi siswa
SD Kelas 1
Ayah menunjukkan foto-foto saat memancing di akhir pekan. Lili heran, bukankah menangkap ikan biasanya dilakukan di malam hari?
Ayah menjelaskan, yang biasanya menangkap ikan pada malam hari dan pulang menjelang matahari terbit itu nelayan.
Mereka lalu membaca cerita “Pinisi Nakhoda Baruna”, kemudian Lili membuat perahu kertas dan memainkannya di kolam ikan.
Setelah itu Lili ingin membeli jepit rambut dan bando dari tukang pernak-pernik yang lewat di depan rumah.
Ayah memberi uang Rp10.000,00. Kira-kira, berapa jepit rambut dan bando yang bisa didapat dari uang Rp10.000,00 itu?
SD Kelas 2
Hari ini Delpi dan Pak Guru kembali membaca bacaan berjudul "Kehidupan Nelayan", yang menjelaskan apa yang dihadapi nelayan saat pergi melaut, mengapa nelayan harus selalu memperbaiki jalanya, dan mengapa hasil tangkapan nelayan modern lebih banyak daripada nelayan tradisional.
Pada Konsep Matematika, Pak Guru menjelaskan tentang pembagian dengan menghitung jumlah uang.
Contohnya ketika Pak Darman harus membagi dua pendapatannya dari menjual ikan sebanyak Rp800.000,00 untuk diserahkan pada Pak Tomi, karena kapalnya disewa oleh Pak Darman. Untuk Proyek Akhir Minggu, kita akan belajar membuat salah satu jenis perahu.
SD Kelas 3
Dodi ingin berenang menggunakan alat snorkling. Kak Rara lalu mengajak Dodi dan Shinta membaca cerita tentang penyelam di laut Indonesia.
Mereka membahas kosakata baru dari bacaan tersebut, yaitu Menyelam, Sepatu Katak, Masker, Karang, dan Terumbu Karang, dan membuatnya menjadi kalimat.
Pada segmen Es Tung Tung (Berestimasi dan Berhitung), ada soal tentang Ibu Tanti yang memiliki uang Rp100.000,00. Berdasarkan gambar barang-barang di warung, Dodi harus menentukan 7 barang yang bisa dibeli Ibu Tanti dengan jumlah uang tersebut.
Kemudian, Kak Rara membantu Shinta dan Dodi mengerjakan tugasnya.
Tugas Shinta adalah membagi dua sejumlah bilangan dengan rata, sementara tugas Dodi adalah berlatih perkalian bilangan 9 dan 3.
SD Kelas 4
Pada episode hari ini, Vivi dan teman-teman pemirsa akan mengenal lebih dekat negara-negara ASEAN, mulai dari tanggal berdirinya hingga tujuan didirikannya ASEAN.
Kak Marcel juga memberikan latihan untuk menyunting kalimat dengan huruf kapital dan tanda baca yang benar.
Vivi dan teman-teman di rumah kembali melengkapi tabel misteri dengan bilangan ganjil dari 1-17 dan tidak boleh berulang.
Setelah itu, Vivi berlatih menghitung luas pulau dengan menggunakan skala dan bantuan kertas grid atau kertas berpetak persegi. Yuk, semangat ya, teman-teman!
SD Kelas 5
Kak Evan mengawali pertemuan dengan menceritakan awal mula dibentuknya ASEAN, dan mengajak teman-teman menulis pohon klasifikasi sejarah ASEAN.
Saat menyunting tulisan tersebut, jangan lupa memperhatikan penggunaan tanda baca, huruf kapital, dan penulisan fitur geografis.
Kemudian, kalian akan belajar membuat penyajian skala pada peta yang berbeda-beda. Ada skala pecahan, skala verbal, dan skala garis. Aplikasi konsep skala ini untuk menaksir luas sebenarnya dari suatu tempat di negara-negara ASEAN. Sementara itu, proyek membuat poster Negara ASEAN sampai pada tahap membuat denah negara yang ingin kamu kunjungi dan menentukan skala yang tepat pada gambarmu.
SD Kelas 6
Danti sedang berlatih menari dengan Bu Mila, untuk persiapannya mengikuti misi budaya di Malaysia.
Bu Mila kebetulan pernah ke Malaysia, dan menceritakan persamaan antara Malaysia dan Indonesia.
Beliau lalu memberi tugas untuk Danti dan temannya Arka, membuat pohon klasifikasi tentang Malaysia, yaitu metode yang digunakan untuk menyusun data secara sistematis.
Arka lalu bertanya, berapa banyak uang yang akan dibawa Danti ke Malaysia, dan di mana Danti akan menukarkan uang rupiah menjadi ringgit Malaysia.. Mama lalu menjelaskan tentang nilai tukar mata uang Indonesia dengan beberapa negara ASEAN. Tak lupa, cara menghitung mata uang asing ke dalam rupiah.
(TribunPalu.com)