Panduan Belajar dari Rumah dan Jadwal Hari Selasa 27 April, Kelas 4 SD Belajar Planet dan Satelitnya
Panduan Belajar, jadwal, dan link live streaming , Belajar dari Rumah Selasa 27 April 2021, Kelas 4 SD belajar Planet dan Satelitnya
Penulis: Imam Saputro |
TRIBUNPALU.COM - Panduan Belajar, jadwal, dan link live streaming , Belajar dari Rumah Selasa 27 April 2021, Kelas 4 SD belajar Planet dan Satelitnya
Rumah merupakan program sebagai alternatif belajar di tengah pandemi virus corona (Covid-19).
Untuk jadwal lengkap Belajar dari Rumah untuk Selasa 27 April 2021 akan tayang di bagian artikel ini.
Selain ditayangkan di TV Edukasi , Belajar dari Rumah juga bisa disaksikan secara live streaming.
(Link live streaming akan tersedia di bagian bawah artikel ini)
Baca juga: Mengenal Pembelajaran Merdeka Belajar Kampus Merdeka, Berikut Ini 8 Kegiatan yang Bisa Dilakukan
Dikutip dari jadwal yang diterbitkan Kemendikbud, berikut jadwal Belajar dari Rumah untuk Selasa 27 April 2021:
PAUD, 08.00 - 08.30 WIB: Mengenal Hewan Ternak
SD Kelas 1, 08.30 - 09.00 WIB: Kebiasaan saat merayakan Hari Raya Agama
SD Kelas 2, 09.00 - 09.30 WIB: Pakaian dan Makanan Khas saaat Hari Raya
SD Kelas 3, 09.30 - 10.00 WIB: Merayakan Hari Besar Keagamaan
SD Kelas 4, 10.00 - 10.30 WIB: Planet dan Satelitnya
SD Kelas 5, 10.30 - 11.00 WIB: atelit-satelit yang mengelilingi Bumi
SD Kelas 6, 11.00 - 11.30 WIB: Satelit
*Jadwal bisa berubah sewaktu-waktu sesuai kebijakan penyiaran dan Kemendikbud. Perubahan jadwal akan diinformasikan lebih lanjut.
Link live streaming Belajar dari Rumah
Selain melalui TVRI, Belajar dari Rumah juga bisa disaksikan di live streaming di ponsel atau gawai (gadget) masing-masing.
Panduan belajar bagi siswa
SD Kelas 1
Putra senang karena Ibu akan menjahit baju untuk hari raya.
Namun Ibu menjelaskan, yang terpenting dari hari raya adalah maknanya, yaitu ungkapan rasa syukur dan kemenangan setelah satu bulan penuh berpuasa.
Ibu juga menjelaskan tentang perayaan hari raya agama lain dan meminta Putra untuk menghormati dan menghargai kepercayaan dan agama orang lain.
Kemudian Putra dan Kakak membaca cerita berjudul “Keragaman Agama di Indonesia” secara bergantian, dan mengajak temanteman di rumah menjawab pertanyaan seputar cerita tersebut.
Setelah itu, Putra belajar menghitung tanggal dalam rentang waktu seminggu ke depan tanpa melihat kalender. Caranya, dengan menambahkan 7 hari dari hari ini.
Baca juga: Apa Itu Malam Lailatul Qadar? Simak Ciri-ciri Malam Lailatul Qadar di Bulan Puasa Ramadhan
SD Kelas 2
Epi dan Ibu membahas tentang kebiasaan yang dilakukan orang saat menyambut hari raya agamanya.
Ibu menjelaskan tentang tempat ibadah, dan bermain tebak gambar tempat ibadah. Epi lalu membaca cerita berjudul “Teman Baru Epi” dan mengisi kalimat yang tidak lengkap dengan kosakata baru dari cerita tersebut, yaitu Kolak, Puasa, Kembang Api, Takbiran.
Pada Intuisi Bilangan, Ibu mengajak Epi memperkirakan tanggal pada 2 minggu dari tanggal hari ini. Pada Konsep Matematika, Epi belajar menghitung kesetaraan antara 10 hari dengan 1 minggu 3 hari.
Pada Proyek Akhir Minggu, Lia membuat poster perayaan Paskah, karena ia beragama Kristen.
Baca juga: Kuota Belajar 2021 Berlanjut, Nadiem Makariem: Penggunaan Kuota dibawah 1 GB, Tak Menerima Bantuan
SD Kelas 3
Bunda baru pulang berbelanja, karena hari ini giliran Bunda dan Tante Marta memasak makanan berbuka puasa untuk dikirim ke masjid.
Shinta heran mengapa Tante Marta yang beragama Katolik juga mengirim makanan ke masjid. Bunda menerangkan, sebagai umat beragama sudah seharusnya kita saling membantu.
Kemudian, Kak Rara membacakan cerita “Teman Baru Epi”, yang berkisah tentang Fatima, tetangga baru Epi yang berasal dari Afganistan. Pada segmen Es Tung Tung, Dodi bertanya: jika Senin ini tanggal 2, tanggal berapa hari Senin tiga minggu ke depan?
Setelah itu Kak Rara mengajarkan Shinta dan Dodi cara mengkonversi satuan waktu dengan konteks tradisi pulang kampung ketika Hari Raya Lebaran.
SD Kelas 4
Sita dan Kak Dara belajar tentang tata surya, kumpulan benda langit yang terdiri atas sebuah bintang yang disebut Matahari dan semua objek yang terkait oleh gaya gravitasinya.
“Ada bulan, bintang, planet, hm…. lalu apa lagi ya, anggota tata surya?” ujar Sita, saat mempelajari nama-nama planet dari yang paling dekat hingga yang paling jauh dari matahari. Pada segmen numerasi, Kak Dara menjelaskan cara menempatkan titik-titik jarak pada sebuah lintasan sepanjang 120 km.
Sita juga belajar tentang pembulatan bilangan puluhan, serta mengisi tabel soal pembulatan dari jarak planet dari matahari. Yuk, kita simak apa yang mereka pelajari di episode ini!
SD Kelas 5
Bacaan berjudul “Tata surya dan Ciri Uniknya” akan memaparkan pada teman-teman tentang 8 planet yang berputar mengelilingi Matahari secara teratur. Manakah planet terbesar di tata surya, dan mengapa planet-planet itu tidak pernah bertabrakan?
Temanteman akan diajak menemukan dan memasangkan nama planet dengan ukuran diameter yang tepat.
Kemudian Kak Kinan akan mengajarkan penggunaan huruf kapital pada kalimat, juga pada nama diri dan bukan nama diri. Kalian juga akan belajar menghitung jarak tiap planet ke Matahari. Untuk proyek kreatif, kalian akan merencanakan Gambar Tata Surya!
Baca juga: Panitia UTBK-SBMPTN SMKN 3 Palu Terapkan Pemeriksaan Berlapis untuk Cegah Penggunaan Joki
SD Kelas 6
Maudy sedang membuat model tata surya di kertas seukuran A3. Dia menempelkan label planet-planet di kertas yang sudah ia gambar orbitnya. Namun, tiba-tiba Tante Yening melepas tempelan Planet Pluto.
Menurut Tante Yening, Pluto tidak termasuk dalam planet di tata surya. Kemudian Maudy belajar menyunting penulisan huruf kapital pada nama diri dan bukan nama diri dengan tema tata surya. Tante Yening lalu mengajak Maudy menghitung jumlah ilmuwan astronomi dari beberapa negara yang terlibat aktif di perkumpulan ilmuwan bidang astronomi internasional, dengan menggunakan balok mainan.
(TribunPalu.com)