Breaking News:

Idulfitri 2021 di Sulteng

Pemkot Palu Dilema Putuskan Peniadaan Salat Id di Tempat Umum

Pemerintah Kota (Pemkot) Palu belum mengambil keputusan perihal peniadaan salat Idulfitri di tempat umum tahun ini.

TRIBUNPALU.COM/ALAN
Wali Kota Palu Hadianto Rasyid mengimbau 375 pengurus masjid di Kota Palu agar menerapkan kembali Protokol Kesehatan Covid-19. 

Laporan Wartawan TribunPalu.com, Alan Sahril

TRIBUNPALU.COM, PALU - Pemerintah Kota (Pemkot) Palu belum mengambil keputusan perihal peniadaan salat Idulfitri di tempat umum tahun ini.

Wali Kota Palu Hadianto Rasyid menyebutkan, pihaknya masih akan membahas persoalan itu dalam waktu dekat dan mengumumkan hasilnya jelang lebaran.

"Pemerintah Kota Palu saat ini belum mengambil keputusan apakah mengikuti aturan itu atau tidak," ucap Hadianto Rasyid di ruangan Bantaya, Jl Balai Kota, Kelurahan Tanamodindi, Kecamatan Mantikulore, Kota Palu, Sulawesi Tengah, Senin (3/5/2021) siang.

Ia menjelaskan, keputusan pemerintah terkait peniadaan Salat Id tergantung angka kasus Covid-19.

Baca juga: Mahfud MD Sebut Saat Ini Ada 417 Orang Indonesia yang Masuk Daftar Teroris

Baca juga: Selama Larangan Mudik, Keluar Masuk Kota Palu Harus Perlihatkan Rapid Test

Sehingga diharapkan masyarakat dapat membantu Pemkot dalam menurunkan kasus Covid-19.

"Tentunya kami berharap dengan pengetatan yang kami lakukan mulai saat ini sampai satu minggu ke depan, mampu mengeluarkan kita dari zona orange ke zona hijau," ucap Ketua Hanura Sulteng tersebut.

Ia menerangkan, jika masyarakat disiplin menerapkan protokol Covid-19 saat menunaikan salat Tarawih, maka pemerintah akan memberikan izin pelaksanaan Salat Id.

Namun jika sebaliknya, tentu saja pemerintah meniadakan Salat Id di tempat umum.

Baca juga: Hadianto Minta 375 Masjid di Palu Taat Prokes dan Tarawih 8 Rakaat Saja

Sebelumnya, Sekretaris Jenderal Majelis Ulama Indonesia (MUI) Amirsyah Tambunan menganjurkan agar umat Islam menjalankan salat Idul Fitri di rumah bersama keluarga.

Menurut Amirsyah, hal ini perlu dilakukan untuk mencegah timbulnya klaster Covid-19.

Selain itu, Amirsyah mengatakan silaturahmi selama Lebaran bisa dilakukan secara virtual tanpa harus bertemu secara tatap muka dengan anggota keluarga.

Diketahui, Total kasus Covid-19 di Sulteng mencapai 12.327 orang per Senin (3/5/2021).

Khusus Kota Palu, kasus baru: 9, total: 3.248 kasus, sembuh: 2.976 orang,  dan meninggal: 99 orang.(*)

Penulis: Alan Sahrir
Editor: mahyuddin
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved