Breaking News:

Trending Topic

Terungkap! Ternyata Ini Motif Wanita Pengirim Sate Beracun yang Menewaskan Bocah 8 Tahun di Bantul

Namun sang polisi tak mau menerima makanan tersebut karena tak merasa memesan sate, lalu sate tersebut diberikan kepada driver ojek yang membawanya.

(KOMPAS.COM/MARKUS YUWONO)
Tersangka Pengiriman Sate NA di Mapolres Bantul Senin (3/5/2021) 

TRIBUNPALU.COM - Polisi mengungkap motif pembunuhan salah sasaran di Bantul, Yogyakarta,.

Seorang bocah NFP (10 tahun) di Sewon, Bantul meninggal setelah memakan sate.

Sate beracun tadinya ditujukan untuk seorang anggota polisi di Polresta Yogyakarta.

Namun sang polisi tak mau menerima makanan tersebut karena tak merasa memesan sate, lalu sate tersebut diberikan kepada driver ojek yang membawanya.

Oleh sang driver sate tersebut dimakan bareng keluarga dan menyebabkan anaknya, NFP, meninggal dunia.

Kasus tersebut adalah salah sasaran, setelah diketahui target sebenarnya dari pelaku adalah seorang anggota polisi senior di Polresta Yogyakarta.

Namun nahas, yang menjadi korban adalah NFP (10), anak driver ojek online yang menerima order untuk mengirimkan paket sate beracun dari pelaku.

NFP meninggal dunia setelah menyantap sate yang diketahui mengandung racun sianida tersebut.

Jajaran Polres Bantul akhirnya berhasil meringkus pelaku pengirim sate beracun yang menewaskan bocah NFP (10) tersebut.

Direskrimum Polda DIY, Kombes Pol Burkhan Rudy Satria, mengatakan inisal perempuan tersebut adalah NA (25).

Halaman
1234
Editor: Imam Saputro
Sumber: Tribun Jogja
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved