Rabu, 20 Mei 2026

Pilpres 2024

Jika Bergabung di Pilpres 2024, Jokowi-Prabowo Diprediksi Hanya Hadapi Kotak Kosong

M Qodari menilai Jokowi dan Prabowo Subianto kemungkinan besar bakal menghadapi kotak kosong bilang bergabung di Pilpres 2024 mendatang.

Tayang:
KOMPAS.COM/KRISTIANTO PURNOMO
Menteri Pertahanan, Prabowo Subianto dan Presiden RI Joko Widodo. 

“Jangan sampai menyodorkan pemimpin dalam Pilpres nanti yang tidak ada dukungannya atau tidak ada di hati masyarakat, nanti dukungannya lemah. Kalau partai politik tidak mengajukan Pak Jokowi, Pak Prabowo, maka ibaratnya partai politik itu kalau menyajikan makanan diatas piring itu makanannya enggak enak, mayarakat itu enggak suka, kalau enggak suka enggak akan didukung,” jelasnya.

Lanjut Qodari, hasil survei Litbang Kompas ini harus dijadikan masukan oleh para elite partai mengenai kepemimpinan nasional 2024 yang akan datang.

Survei ini penting sebagai indikator bahwa tetap saja yang paling banyak didukung oleh mayarakat Indonesia adalah Jokowi dan Prabowo.

“Survei ini menguatkan tesis saya bahwa kepemimpinan nasional akan sangat kuat apabila Jokowi dan Prabowo itu bergabung menjadi jadi satu karena beliau berdua ini adalah orang yang paling banyak didukung oleh masyarakat Indonesia. Jadi secara legal formal kuat tetapi secara sosiologis dan politis juga kuat,” kata Qodari.(*)

Artikel ini telah tayang di Tribunnews.com dengan judul Survei Capres Litbang Kompas, Qodari: Imajinasi Kepemimpinan Nasional Tetap Jokowi dan Prabowo

Sumber: Tribunnews.com
Halaman 2/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved