Breaking News:

Parimo Hari Ini

Pemkab Parimo Bentuk Satgas Tambang Ilegal

Menurutnya, alat berat di sekitar tambang itulah yang merusak lingkungan di sekitar lokasi.

Penulis: Moh Salam | Editor: mahyuddin
TRIBUNPALU.COM
Wakil Bupati Parimo Badrun Ngai 

Laporan Wartawan TribunPalu.com, Moh Salam

TRIBUNPALU.COM, PARIMO - Pemerintah Kabupaten Parigi Moutong segera menertibkan tambang Ilegal di daerahnya.

Wakil Bupati Parimo Badrun Ngai menyebutkan, persoalan tambang di Buranga lalu menjadi pelajaran untuk semua pihak.

Menurutnya, alat berat di sekitar tambang itulah yang merusak lingkungan di sekitar lokasi.

"Alat berat itulah merusak lingkungan, kalau dilakukan secara manual saya yakin pasti tidak ada pencemaran,"  kata Badrun Sabtu (8/5/2021).

Dia menambahkan, seluruh tambang tak memiliki izin dari pemerintah harus menghentikan kegiatannya.

Baca juga: Soal Dampak Tambang Ilegal di Bolano Lambunu, Wagub Sulteng: Petani Tidak Bisa Lagi Menanam

Baca juga: ESDM Sulteng Sebut ada 13 Titik Tambang Emas Ilegal di Sulteng, Terbanyak di Parimo

"Kesepakatan sudah ada tapi itu tidak dipatuhi oknum pengusaha, makanya pemerintah membentuk Satgas berdasarkan Undang-undang Lingkungan Hidup," ujar Badrun.

Dia meminta seluruh kepala desa bersama pemerintah kabupaten dan provinsi tidak membiarkan adanya tambang ilegal di Parimo.

Sebelumnya aktivitas pertambangan Ilegal di Buranga sudah dikeluhkan warga karena memperkeruh sumber air.

Sumber air bercampur dengan lumpur sehingga masyarakat kesulitan mendapatkan air bersih.

Pertambangan ilegal itu juga memakan 23 korban; 16 selamat dan 6 meninggal dunia.

Korbannya merupakan para pekerja tambang.(*)

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved