Kamis, 30 April 2026

800 Roket Hantui Israel, Hamas Tak Takut Perang: Perlawanan Sudah Siap

Penguasaan Jalur Gaza Hamas merespon balik serangan yang dilakukan Israel beberapa hari terakhir.

Tayang:
Mohammed Saber/EPA via The Conversation
Israel menembaki warga Palestina yang protes di perbatasan Jalur Gaza pada Mei 2018 lalu. Setidaknya 58 orang tewas dalam serangan ini. 

Diperkirakan Israel akan melakukan serangan darat ke Jalur Gaza, mengulang perang tujuh minggu pada 2014.

Dalam peranga tujuh minggu 2014, lebih dari 2.100 warga Gaza tewas dan 73 warga Israel.

Ribuan rumah di Gaza dihancurkan.

Roket yang ditembakkan ke Tel Aviv memicu sirene di wilayah Herziliya, Ra'anana dan Sharon. Serangan itu terjadi setelah Israel mengebom sebuah gedung 13 lantai di Gaza.

Sumber Roket Hamas

Dari mana sumber roket Hamas yang menghantui kota-kota Israel?

Dahulu kala, kelompok Palestina menerima roket dan material langsung dari Iran atau sekutu asing lainnya yang diselundupkan melalui laut atau melintasi perbatasan Sinai-Gaza.

Namun, selama beberapa tahun sekarang, Hamas menggunakan pengalaman bertahun-tahun dengan roket Iran dan lainnya untuk mengembangkan versi mereka sendiri.

Sebagian besar roket di gudang senjata kelompok Gaza telah ada sejak Operation Protective Edge pada 2014. Meski pertama kali terungkap pada 2019, diperkirakan roket jarak pendek milik Hamas telah ada sejak 2001.

Perkiraan intelijen Israel - berdasarkan potongan roket yang sebelumnya ditembakkan ke Israel atau roket yang ditangkap oleh militer Israeldi laut dalam perjalanan mereka ke Gaza - bahwa Hamas memiliki lusinan roket dengan jangkauan 100-160 km, yang dapat menjangkau sebagian besar wilayah Israel bahkan bisa menjangkau Haifa yang lebih jauh di utara.

Roket ini termasuk R-160, M-302D dan M302-B. PIJ (Palestine Islamic Jihad) mungkin jug amemiliki sejumlah kecil roket Buraq-100, yang memiliki jangkauan lebih dari 100 km.

Hamas mungkin juga memiliki ratusan roket dengan jangkauan 70-80 km, yang akan memiliki jangkauan untuk mencapai tiga target kritis: Tel Aviv dan kota-kota dalam koridornya, Bandara Ben-Gurion dan Yerusalem.

Ini termasuk J-80, M-75, Fajr-5 dan M-75 generasi kedua.

Hamas menggunakan roket baru dalam serangannya terhadap Yerusalem pada hari Senin yang disebut A-120 dan dinamai untuk seorang komandan yang dibunuh oleh Isrel selama Perang Gaza tahun 2014.

Roket A-120 dikatakan memiliki jangkauan sekitar 120 kilometer dan terlihat dalam rekaman yang dibagikan oleh Hamas dalam video beberapa waktu lalu.

Sumber: Sriwijaya Post
Halaman 2/3
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved