Pemprov Jakarta Tutup Akses ke TPU, Fadli Zon:Mal Ditutup Saja Kalau Ziarah di TPU Pun Tak Dibuka

Pemprov DKI Jakarta memutuskan untuk menutup akses ke Tempat Pemakaman Umum (TPU) yang ada di Jakarta.

Editor: Imam Saputro
Tangkap Layar Channel YouTube Fadli Zon Official
Fadli Zon 

TRIBUNPALU.COM - Politikus Partai Gerindra, Fadli Zon menyoroti kebijakan Pemprov DKI Jakarta yang menutup akses ke pemakaman untuk memcegah kerumunan. 

Diberitakan sebelumnya, pemprov DKI Jakarta memutuskan untuk menutup akses ke Tempat Pemakaman Umum (TPU) yang ada di Jakarta.

Hal tersebut dilakukan demi mencegah adanya kerumunan peziarah yang datang.

Mengingat di momen Idul Fitri seperti sekarang ini, banyak warga yang melakukan ziarah ke makan keluarga mereka.

Penutupan TPU tersebut berlaku hingga besok, Minggu (16/5/2021).

Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan menegaskan jika kawasan peziarah memang harus ditutup.

Pihaknya juga akan memperbanyak petugas untuk melakukan penutupan TPU tersebut.

"Ditutup kita akan tegaskan kembali kawasan peziarah memang harus ditutup, biar nanti petugas kita diperbanyak," kata Anies dikutip dari tayangan video di kanal YouTube Kompas TV, Sabtu (15/5/2021).

Sementara itu, politisi Fadli Zon malah mengkritik kebijakan yang telah ditetapkan oleg Gubernur DKI tersebut.

Fadli Zon menilai larangan ziarah kubur ini telah mencederai rasa keadilan bagi masyarakat yang ingin berziarah.

Hal tersebut disampaikannya melalui akun Twitter pribadinya @fadlizon.

"Pak @aniesbaswedan, sebaiknya mal ditutup saja kalau ziarah di TPU pun tak dibuka. Ini menganggu rasa keadilan."

"Mal di ruang tertutup ber-AC, TPU di ruang terbuka. Lebih bahaya mana?" tulisnya.

Diketahui sebelumnya, dalam kebijakan semua kepala daerah Jabodetabek, kegiatan ziarah kubur ditiadakan sejak 12 hingga 16 Mei 2021.

Halaman
12
Sumber: Tribunnews.com
  • Berita Populer
    Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved