Breaking News:

Puasa Sunnah Syawal 6 Hari Harus Dimulai di Tanggal 2 Syawal? Berikut Penjelasan Buya Yahya

Setelah menunaikan ibadah puasa di bulan Ramadhan, ada puasa lainnya yang dikerjakan umat muslim di bulan Syawal.

Editor: Muh Ruliansyah
Handover
Buya Yahya 

TRIBUNPALU.COM - Setelah menunaikan ibadah puasa di bulan Ramadhan, ada puasa lainnya yang dikerjakan umat muslim di bulan Syawal.

Ibadah tersebut adalah puasa sunnah syawal yang dilaksanakan selama enam hari.

Apakah puasa sunnah syawal selama enam haru harus langsung dikerjakan di tanggal 2 Syawal? berikut penjelasan Buya Yahya.

Mengerjakan puasa sunnah Syawal memiliki keutamaan yang besar.

Dalam sebuah hadis yang diriwayatkan oleh Imam Muslim ra, disebutkan bahwa berpuasa selama enam hari setara dengan berpuasa selama setahun penuh.

مَنْ صَامَ رَمَضَانَ ثُمَّ أَتْبَعَهُ سِتًّا مِنْ شَوَّالٍ كَانَ كَصِيَامِ الدَّهْرِ

“Barangsiapa yang berpuasa di bulan Ramadhan kemudian berpuasa enam hari di bulan Syawal, maka dia berpuasa seperti setahun penuh.” (HR. Muslim, no. 1164).

Baca juga: Israel Panik Sistem Iron Dome Mulai Rapuh, 6.000 Roket Hamas Siap Teror Kota Tel Aviv

Baca juga: Mulai Hari Ini Kebijakan Baru WhatsApp Berlaku, Apakah WhatsApp akan Hilang dari HP jika Menolak?

Baca juga: Cerita Unik di Selama Larangan Mudik Lebaran 2021, Paling Heboh Pemudik Sembunyi di Bak Truk

Puasa Syawal merupakan ibadah puasa sunnah yang dikerjakan selama 6 hari di bulan Syawal.

Dalam praktiknya, sebagian orang ada yang langsung mengerjakan ibadah puasa ini pada hari raya Idul Fitri ke-2, atau pada tanggal 2 Syawal.

Lantas, haruskah demikian?

Halaman
123
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved