Nasib Ucok dan Martaria Simbolon yang Nekat Hina Palestina
Konflik antara Israel dan Palestina saat ini telah menjadi isu paling hangat di dunia.
TRIBUNPALU.COM - Konflik antara Israel dan Palestina saat ini telah menjadi isu paling hangat di dunia.
Serangan yang dilancarkan pasukan militer Israel ke wilayah Palestina menuai kecaman dari berbagai kalangan.
Pasukan Zionis seolah tidak peduli lagi dengan nyawa masyarakat sipil ketika meluncurkan rudal ke wilayah Palestina.
Dengan dalih memburu kelompok Hamas, militer Israel memborbardir Jalur Gaza.
Adapun serangan tersebut kemudian dibalas oleh kelompok Hamas.
Baca juga: Nekat Jual Senjata ke KKB Papua, Ini Hukuman yang Diterima 2 Oknum Polisi di Ambon
Baca juga: TNI-Polri Beraksi, KKB Kocar-kacir Diserbu Hingga Masuk Hutan, Anak Buah Lekagak Telenggen Tewas
Baca juga: Israel Langgar Gencatan Senjata, Jamaah Al Aqsa Ditembaki, Ledakan Terdengar di Kompleks Masjid
Ribuan roket diluncurkan ke Kota Tel Aviv Israel.
Meskipun sebagian besar roket berhasil diledakan di udara dengan sistem keamanan Iron Dome, tetap saja warga di Kota Tel Aviv merasakan dampak serius.
Konflik antara Israel dan Pelestina tersebut rupanya ikut menyerat dua netizen Indonesia.
Akibat aksi tak terpuji dalam menyikapi konflik tersebut, mereka harus berurusan dengan hukum.
Siswi SMA di Bengkulu
Martaria Simbolon (MS) siswi SMA kelas XI di Bengkulu dikeluarkan (dipulangkan) oleh pihak sekolah setelah videonya viral yang diduga menghina Palestina di akun TikToknya.
Keputusan mengeluarkan MS dari sekolah tersebut berdasarkan hasil rapat Dinas Cabdin Pendidikan Wilayah VIII Kabupaten Benteng dan pihak sekolah.
Menurut Kepala Cabdin Pendidikan Wilayah VIII Kabupaten Bengkulu Tengah, Adang Parlindungan tindakan yang dilakukan MS sudah melanggar tata tertib yang ada.
"Keputusan ini kita ambil karena memang pihak sekolah sudah melakukan pendataan terhadap tata tertib poin pelanggaran MS. Dari data poin tata tertib tersebut diketahui kalau MS, poin tata tertib MS sudah melampaui dari ketentuan yang ada," kata Adang dikutip dari Antara.
Telah meminta maaf
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/palu/foto/bank/originals/hm-warga-lombok-barat-ntb-pembuat-video-tiktok-hina-palestina.jpg)