Singgung Kesejahteraan Guru Alkhairaat di Pedesaan, Ini Pesan Habib Saggaf pada Kepala Desa
Ketua Utama Alkhairaat Habib Saggaf bin Muhammad Aljufri menyinggung soal kesejahteraan guru Alkhairaat di wilayah pedesaan.
Laporan Wartawan TribunPalu.com, Fandy Ahmat
TRIBUNPALU.COM, PALU - Ketua Utama Alkhairaat Habib Saggaf bin Muhammad Aljufri menyinggung soal kesejahteraan guru Alkhairaat di wilayah pedesaan.
Ia menyadari perkara kesejahteraan guru di madrasah Alkhairaat masih menjadi masalah pelik baginya.
Cucu Pendiri Alkhairaat Habib Idrus bin Salim Aljufri itu masih menemukan beberapa guru di madrasah Alkhairaat mendapatkan upah kecil.
"Sering guru-guru mengadu karena mereka tahu saya sebagai penanggungjawab. Banyak guru Alkhairaat di pedesaan mendapat gaji yang murah, bahkan ada yang dibayar Rp 50 ribu dalam sebulan," ungkap Habib Saggaf, Selasa (25/5/2021) siang.
Menurut Habib Saggaf, kepala desa harus memerhatikan keberlangsungan Alkhairaat, mulai dari madrasah hingga tenaga pendidiknya.
Baca juga: Rekonstruksi di Polres Palu, Pelaku Pembunuhan Peragakan 47 Adegan
Baca juga: Kades Siuna Banggai Diganti setelah Ditetapkan Tersangka Kasus Penggelapan Dana Masjid
Apalagi saat ini, banyak madrasah Alkhairaat di pedesaan murid-muridnya tidak dipungut biaya untuk belajar.
Di sisi lain, kata Habib Saggaf, Pemerintah Indonesia telah memberikan anggaran pembangunan melalui dana desa.
Habib Saggaf menuturkan, dana desa seharusnya dapat menjadi salah satu sumber untuk membantu pengembangan pendidikan Alkhairaat di pedesaan.
"Sumbangan satu rupiah pun asal ikhlas sudah sangat membantu karena ini menyangkut pendidikan agama. Tapi Insya Allah kalau semua kepala desa jujur dan bertanggungjawab, pasti tidak ada guru yang terlantar di wilayahnya," ucap Habib Saggaf. (*)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/palu/foto/bank/originals/ketua-utama-alkhairaat-habib-saggaf-bin-muhammad-aljufri-1.jpg)