Apa Itu Deja Vu? Fenomena yang Kerap Dialami Remaja hingga Dewasa
Misalnya sedang alami kendaraan yang macet dan mengharuskan untuk mendorongnya, tapi di sisi lain kita terdiam seperti pernah mengalami hal tersebut.
Misalnya: ketika tata letak dari suatu ruangan yang belum pernah dikunjungi sebelumnya mirip dengan tata letak ruangan di rumah sendiri.
Baca juga: Soal Selingkuh, Kenali Apa Itu Emotional Cheating dengan Micro-Cheating, Ini Bedanya
Baca juga: Apa Itu Personal Branding? Ketahui 3 Tips Ini Untuk Bangun Citra Diri di Media Sosial
2. Deja vu terjadi ketika tidak fokus saat memperhatikan sesuatu.
Misalnya sedang mendaki gunung dan sekilas melihat puncak gunung di depan walaupun tidak fokus dalam melihatnya.
Otak akan merekam dan mengambil data seadanya serta mulai membangun suatu ingatan.
Ketika melihat lagi Anda merasa bahwa ini pertama kali melihatnya.
Padahal otak telah menyimpan ingatan tersebut sebelumnya.
Baca juga: Apa Itu Gerhana Bulan dan Bagaimana Proses Terjadinya?
Baca juga: Apa Itu Serum Wajah? Kenali Jenis Kandungan, Cara Memilih Sesuai Kondisi Wajah & Cara Penggunaannya
Lalu apakah Deja Vu berbahaya?
Tergantung untuk beberapa orang karena deja vu bisa mengakibatkan akan terjadinya epilesi lobus temporal.
Bagi penderita epilepsi maka jika terjadi deja vu akan alami kejang.
Namun untuk sebagian orang deja vu ditimbulkan karena alami stres atau kecapekan.
Fenomena deja vu sering terjadi pada usia remaja menuju dewasa.
Jika terjadi deja vu maka terjadi gangguan kecil yang menyerang otak dan tidak perlu dikhawatirkan.
(TribunPalu/Nuri Dwi)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/palu/foto/bank/originals/ilustrasi-deja-vu.jpg)