Pemerintah Masih Gencarkan Program Vaksinasi Covid-19, Simak Tips Ini Agar Aman saat Divaksin
Hingga kini, proses vaksinasi di Indonesia masih terus berjalan. Sehingga diperlukan kehati-hatian saat berkerumun dengan banyak orang.
Hal ini disampaikannya saat berpidato di Global Summit 2021 yang diunggah ulang di kanal YouTube Sekretariat Presiden, Jumat (21/5/2021).
Tak hanya itu, Presiden Jokowi juga meminta dukungan untuk memproduksi vaksin bagi semua negara.
"Negara anggota G20 harus memberi dukungan kesetaraan akses vaksin dan produksi bagi semua negara," ujar Presiden Jokowi dalam pidatonya.
Baca juga: Hotman Paris Pamer Hasil Tes Serologi, Imunitas di Atas 250 Usai Vaksin, Kini Siap Bertarung Hukum
Baca juga: Rekap Capaian Vaksin Covid-19 di Sulteng, 9 Mei 2021: 100,8% Nakes Terima Vaksin Dosis Pertama
Ia juga membeberkan beberapa langkah nyata yang hars dilakukan untuk menangani vaksinasi di seluruh dunia.
Langkah pertama ialah mendorong dosis sharing melalui covac facility.
Kemudian, ia juga mendukung peningkatan produksi vaksin untuk memenuhi kebutuhan global guna membangun ketahanan kesehatan dunia.
"Langkah nyata dalam jangka pendek, kita harus mendorong lebih kuat dosis sharing.
Kemudian menengah ke panjang, kita harus memproduksi vaksin lebih banyak untuk memenuhi kebutuhan global dan membangun ketahanan kesehatan," sambungnya.
Maka dari itu, peran teknologi dan investasi dalam memproduksi vaksin sangat dibutuhkan.
Baca juga: Ada 5,6 Juta Vaksin AstraZeneca, Menkes Minta Masyarakat Segera Ikuti Program Vaksinasi
Baca juga: Dokter yang Tolak Vaksin Covid-19 Meninggal Dunia karena Terinfeksi Virus Corona
Presiden Jokowi menengaskan, apabila isu jumlah vaksin yang diproduksi tidak segera ditangani, dikhawatirkan penyelesaian tantangan pandemi akan semakin lama.
"Saya khawatir kalau produksi dan distribusi vaksin tidak segera ditangani, penyelesaian segala masalah sata pandemi akan semakin lama," bebernya.
Saat ini, Indonesia menjadi co-sponsor TRIPS Waiver yang merupakan proposal pengajuan kepada organisasi perdagangan dunia atau WTO.
Sehingga Presiden Jokowi meminta, seluruh negara G20 menjadi bagian utama dalam membangun arsitektur kesehatan dunia.
"Indonesia mendukung adanya usulan TRIPS Waiver dan kami berharap negara-negata anggota G20 dapat memberikan dukungan yang sama," pungkasnya.
(TribunPalu.com/Hakim)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/palu/foto/bank/originals/vaksin-hotel-jazz-1.jpg)